Permudah Layanan, Perbankan Manfaatkan Teknologi

Di tengah masa pandemi dan ekonomi yang lesu saat ini, kalangan bankir memastikan ikut serta mencegah penyebaran Covid-19.

DIGITAL – Pelayanan perbankan kini mengarah ke digital.

Denpasar (bisnisbali.com) – Di tengah masa pandemi dan ekonomi yang lesu saat ini, kalangan bankir memastikan ikut serta mencegah penyebaran Covid-19. Upaya yang dilakukan adalah dengan beradaptasi menerapkan protokol kesehatan (prokes) di semua kegiatan operasional bank dan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pelayanan ke nasabah.

Seperti dikatakan Direktur Utama BPR KAS, Rio Christian, di Denpasar, Rabu (2/12). Kata dia, semua karyawan harus siap beradaptasi dengan Covid-19. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan SOP prokes terkait kegiatan operasional dan bisnisnya. Itu semua berkaitan dengan pelayanan dan ikut mencegah penyebaran Covid-19 dengan era adaptasi baru.

Prokes yang diterapkan dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan kerja, melakukan fungigasi bulanan, karyawan diwajibkan memakai masker medis, karyawan dan nasabah wajib cuci tangan sebelum masuk kantor, melakukan pengecekan suhu tubuh, melakukan social distancing dalam kegiatan operasional di lingkungan kerja, dan setiap karyawan wajib melakukan tes rapid setiap dua minggu.

Sementara, pelayanan kepada calon customer, diakuinya, ada perbedaan dengan menerapkan pendekatan personal dengan sentuhan dunia digital, melalui kanal youtube dan social media. “Kami saat ini juga sedang merancang aplikasi yang akan meningkatkan efektivitas bisnis dan layanan mengingat teknologi akan mempermudah bank menjalankan usaha,” paparnya.

Hal sama dikatakan Alex P. Chandra. Founder dan CEO PT Lestari Capital ini menyampaikan, dalam suasana pandemi ini bank harus tetap beroperasi. Untuk itu, bank wajib menerapkan prokes ketat, seperti menyiapkan tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh otomatis, mewajibkan memakai masker,  menjaga jarak, dan pembatasan karyawan yang bertugas.

“Kita sekarang memang sedang di tengah badai. Namun sudah tidak saatnya bicara tentang risiko. Bank sudah melakukan stress test terhadap kesiapan BPR Lestari Group menghadapi krisis, kami siap dan yakin bisa melewati krisis ini,” katanya.

Di masa pandemi inovasi yang dilakukan dengan platformnya menggunakan aplikasi mobile banking LestariMobile yang sudah terlebih dahulu diluncurkan. Dengan penempatan deposito secara online, nasabah bisa me-manage sendiri dananya, memindahkan dari tabungan atau giro yang berbunga rendah menjadi deposito yang bunganya lebih tinggi. Pencairannya juga bisa dilakukan setiap saat tanpa penalti.

Perilaku konsumen yang mengalami perubahan akibat pandemi dengan kecenderungan melakukan banyak aktivitas dari rumah termasuk aktivitas konsumtif, diantisipasi bank dengan meluncurkan inovasi kedua, Order From Home. Tambahan fitur baru di Aplikasi LestariDiskon ini memungkinkan para pelaku UMKM melayani pesanan konsumen tanpa perlu ke gerai merchant. Pengguna aplikasi bisa memesan produk UMKM mitra dari rumah dan pesanan pun diantar ke rumah. Pesanan  akan diantar oleh armada pengantaran yang dimiliki oleh merchant atau melalui ojek online, instant delivery dengan area dalam kota.*dik

BAGIKAN