Permintaan Kebutuhan Pokok Meningkat di Swalayan

Tak hanya sanitazer, vitamin ataupun sabun tangan yang permintaannya meningkat, namun juga pada kebutuhan pokok.

Kunjungan di salah satu swalayan di Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) – Tak hanya sanitizer, vitamin ataupun sabun tangan yang permintaannya meningkat, namun juga pada kebutuhan pokok. Peningkatan permintaan kebutuhan pokok terjadi hingga 2 kali lipat yang disinyalir karena upaya masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dalam 2 minggu ke depan.

Manager salah satu swalayan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar I Putu Mastra mengatakan, terjadi peningkatan jumlah belanja terutama pada kebutuhan pokok. Seperti beras, gula dan sebagainya.

Namun dia menampik ini bukan panic buying, karena jumlah belanja menurutnya masih tergolong wajar. “Hanya peningkatan belanja yang terjadi. Dari yang biasanya beli beras 1 karung, menjadi 2 karung. Panic buying saya rasa belum, konsumen lebih menyiapkan stok kebutuhan selama 2 minggu tinggal di rumah,” ungkapnya saat ditemui Kamis (19/3).

Soal harga dia mengatakan, tidak ada kenaikan, terkecuali gula pasir yang memang tinggi dari distributor. Selain kebutuhan pokok dia juga mengatakan beberapa kebutuhan lainnya juga ada peningkatan permintaan seperti sabun tangan, tisu basah serta hand sanitizer.

Hal senada juga terjadi pada swalayan di Jalan Mayjen Sutoyo, Denpasar. Manager Operasional R.Novie Setio, mengatakan lebih kepada perubahan pola belanja yang saat ini ada peningkatan permintaan pada produk sanitizer dan vitamin. *wid

BAGIKAN