Permintaan Beras Kategori Khusus Tetap  ’’Kencang”

Permintaan pasar akan beras kategori khusus (di luar jenis beras konvensional) melalui Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan tetap kencang selama pandemi Covid-19.

BERAS – Beras kategori khusus selama pandemi Covid-19 cukup diminati masyarakat.

Tabanan (bisnisbali.com) –Permintaan pasar akan beras kategori khusus (di luar jenis beras konvensional) melalui Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan tetap kencang selama pandemi Covid-19. PDDS sendiri memasarkan beras kategori khusus yang merupakan hasil produksi petani Tabanan dalam bentuk beras merah, beras hitam dan beras mentik susu.

Direktur PDDS Tabanan, I Putu Sugi Darmawan, Minggu (15/11) kemarin, mengungkapkan, saat ini permintaan pasar khususnya di toko berjejaring untuk beras kategori khusus yakni, beras merah, beras hitam dan beras mentik susu, cukup stabil. Dia memprediksi, kondisi tersebut disebabkan karena dengan kualitas beras yang diyakini memiliki manfaat lebih untuk menunjang kesehatan tubuh tersebut telah memiliki pelanggan tetap atau pelanggan yang secara ekonomi tidak berdampak dari pandemi Covid-19. “Khususnya pada jenis beras merah dan beras hitam, permintaan pasarnya cukup stabil selama ini,” tuturnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan tren permintaan pasar akan beras konvensional kualitas premium di sejumlah toko berjaringan yang sempat mengalami penurunan serapan pasar, namun kini sudah kembali meningkat. Kata dia, rata-rata permintaan pasar akan beras konvensional sudah kembali naik dengan rata-rata berada di kisaran 20 ton per bulan dari kondisi sebelumnya berada di posisi 30 ton per bulan. Peningkatan tersebut disumbang oleh adanya sejumlah hotel dan restoran yang sudah kembali beroperasi, sehingga itu meningkatkan pula serapan akan kebutuhan operasional.

Menurut Sugi, terkait pemenuhan kebutuhan pasar akan beras kategori khusus, pihaknya sudah bekerja sama secara eksklusif dengan sejumlah usaha penyosohan beras merah yang ada di Kecamatan Penebel. Dari kerja sama tersebut, PDDS menjadi pihak yang diutamakan dalam menyerap hasil olahan atau penyosohan beras merah.

“Artinya, semua kebutuhan pasar akan beras kategori khusus astungkara terpenuhi semua. Di sisi lain, petani di Tabanan dengan serapan pasar yang ada, nampaknya juga makin bergairah untuk meningkatkan produksi panen,” katanya. *man

BAGIKAN