Peringati Harkannas, Siswa Paud di Tabanan Megibung Makan Ikan

Tabanan (Bisnis Bali) –
Meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Tabanan dan juga serangkaian Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke enam 2019, Yayasan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Desa Sudimara melibatkan siswa PAUD se-Desa Sudimara melaksanakan “Gerakan Edukasi Makan Ikan Cegah Stunting”. Menariknya keterlibatan siswa PAUD ini dikemas dengan cara Megibung (makan ikan bersama).
Bunda PAUD Desa Sudimara Ni Made Fitria Dewi di sela-sela kegiatan di Restoran Yeh Gangga Beach Club di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Tabanan, Bali, Kamis (21/11) mengungkapkan, gerakan edukasi makan ikan cegah stunting di PAUD ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia bertepatan dengan Harkannas pada tahun ini. Imbuhnya, siswa yang terlibat mencapai 82 siswa se -Desa Sudimara.
“Gerakan makan ikan kali ini sebagai edukasi sekaligus ikut serta berupaya menggenjot angka konsumsi ikan yang ada di tengah masyarakat. Di sisi lain, makan ikan dengan tradisi megibung ini untuk mengajarkan konsep kebersamaan sejak dini,” tuturnya.
Jelas Made Fitria, gerakan makan ikan ini memberikan edukasi dan sosialisasi untuk  makan ikan sejak dini guna mencegah stunting. Sebab, ikan kaya akan protein yang tinggi. Harapannya, siswa PAUD akan terbiasa makan ikan sejak dini agar kuat, sehat dan cerdas dan pertumbuhannya bagus, tidak mengalami stunting.
Terkait hal itu, dalam kegiatan Gerakan Edukasi Makan Ikan bersama siswa PAUD ini dikemas secara menarik, termasuk paket menu yang disajikan agar anak-anak merasa senang dan bergembira. Menunya lengkap, selain ada lauk ikan, juga ada sayuran dan buah.
Di sisi lain paparnya, stunting telah menjadi isu kesehatan di pemerintah pusat. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi.
“Selain kami edukasi siswa tentang pentingnya makan ikan, anak-anak juga diajak mencintai lingkungan dengan melakukan aksi bersih-bersih pantai mengumpulkan sampah plastik,”¬† tandasnya.
Sementara itu, data dari dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan mencatat tingkat konsumsi ikan di daerah lumbung pangan ini terus mengalami peningkatan sejak lima tahun terakhir. Itu tercermin, tingkat konsumsi ikan 2014 diangka 28,4 per kapita per tahun, 2015 naik diangka 29,3 per kapita per tahun, 2016 kembali naik diangka 29,6 per kapita per tahun, 2017 diangka 29,9 per kapita per tahun sedangkan pada 2018 naik diangka 30,6 per kapita per tahun.*man

BAGIKAN