Peringatan HUT Ke-63 LVRI Bali Dipusatkan di Badung  

Peringatan HUT ke-63 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (30/1).

LVRI - Peringatan HUT ke-63 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (30/1).

Mangupura (bisnisbali.com) –Peringatan HUT ke-63 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Kamis (30/1). Peringatan tahun ini mengambil tema “Melalui Peringatan HUT ke-63, LVRI Memantapkan Upaya Untuk Pewarisan Jiwa Semangat Nilai 45 dan Kesejahteraan”. Puncak peringatan diisi pemotongan tumpeng yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf. Jemz Andre Ratu Edo, Asisten Administrasi Umum Setda Badung Cok. Raka Darmawan, Ketua Dewan Pertimbangan LVRI Bali Made Mangku Pastika, Ketua LVRI Bali I Gusti Bagus Saputera serta sekitar 500 anggota LVRI seluruh Bali.

Ketua Mada LVRI Bali I Gusti Bagus Saputera menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung dan Dinas Sosial Badung atas dukungannya sehingga pelaksanaan kegiatan HUT LVRI dapat berjalan dengan baik. Dijelaskan, jumlah veteran di Bali hingga akhir 2019 tercatat 2.468 orang terdiri atas 2.030 veteran pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, dan lainnya veteran pembela. “Veteran dibagi menjadi empat yaitu Veteran Pejuang, Veteran Pembela, Veteran Perdamaian dan Veteran Anumerta,” jelasnya. Dalam melaksanakan tugasnya, veteran sangat dibantu oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada saat Gubernur Mangku Pastika yang kini menjabat Ketua Dewan Pertimbangan LVRI Bali, telah mengambil kebijakan dengan diterbitkannya Pergub Bali No. 40 tahun 2014 isinya kalau ada veteran yang meninggal, kepada ahli warisnya mendapat santunan Rp 10 juta. Selain itu dibantu dana hibah setiap 2 tahun sekali serta kantor. Kegiatan rangkaian HUT ini telah dilakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pujaan Bangsa Margarana, peresmian patung pahlawan, serta memberi penghargaan kepada pejuang.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Cok. Raka Darmawan mengatakan, kebersamaan dan kekompakan para veteran dalam setiap kegiatan terutamanya HUT ini telah menunjukan semangat, disiplin dan loyalitas dari para veteran sebagai pejuang masih tinggi meskipun sudah sepuh atau lanjut usia. Semangat dan loyalitas ini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk terus berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia. “Peran para veteran sangat diperlukan dalam pendidikan nasionalisme dan pewarisan jiwa semangat dan nilai-nilai 1945 kepada generasi penerus bangsa. Keteladanan veteran di masyarakat sangat berpengaruh besar dalam membangun kehidupan bangsa yang berkualitas, maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf. Jemz Andre Ratu Edo mewakili Pangdam IX/Udayana berharap di hari ulang tahun ini seluruh anggota LVRI tetap diberikan kesehatan, semangat,  kekompakan semakin solid untuk menjaga persatuan dalam koridor kebhinnekaan serta turut berperan aktif melanjutkan perjuangan dan mengisi pembangunan nasional terutama dalam meningkatkan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda.

Sementara Ketua Umum DPP LVRI Pusat dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra menekankan, organisasi LVRI yang dibentuk 2 Januari 1957 hingga kini masih eksis karena dedikasi tinggi serta diperkuat dengan beberapa undang-undang yang terakhir UU No. 15 tahun 2012. Pembentukan LVRI sebagai penghargaan dan penghormatan dari pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia yang tulus kepada veteran yang telah berjuang dan merebut, serta mempertahankan kemerdekaan. LVRI berharap kedepan dapat mencetak generasi unggul, cinta tanah air, cinta negeri, pantang menyerah dan percaya diri.

Pada puncak HUT tersebut diserahkan secara simbolis SK tunjangan janda veteran RI. Dimeriahkan dengan penampilan Tari Sekar Jepun dan Tari Baris dari penyandang disabilitas, Sanggar Dharma Shanti, band dari Yayasan Peduli Anak Cacat di bawah binaan Ketua K3S Badung, serta gerak dan tari dari Babinminvetcaddam IX/Udayana dengan lagu Don Dadape. *sar

BAGIKAN