Perempuan Penggerak Perekonomian Tingkatkan Kualitas Diri  

Tidak dapat dipungkiri peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian Bali bahkan nasional, karena banyak perempuan yang membangun kerajaan bisnis mulai dari di tingkat terendah yaitu industri rumah tangga.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny.Putri Koster melihat kain tenun ikat tradisional.

Denpasar (bisnisbali.com) -Tidak dapat dipungkiri peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian Bali bahkan nasional, karena banyak perempuan yang membangun kerajaan bisnis mulai dari di tingkat terendah yaitu industri rumah tangga. Mulai dari bisnis terkecil tersebut, banyak perempuan sukses menjadi pengusaha sukses. Untuk itu Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster, mengharapkan perempuan untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Selaku Ketua Dewan Pembina Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Bali, ia berharap besar pada para pengusaha perempuan untuk mewujudkan Bali era baru, melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Perempuan memegang peran sangat penting dalam memajukan perekonomian Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Untuk itu kedepannya, para pengusaha perempuan khususnya yang tergabung dalam IWAPI untuk terus meningkatkan kualitas diri serta dapat mengikuti perkembangan teknologi dewasa ini,” tuturnya di sela-sela HUT IWAPI di Jalan Noja Denpasar.

Anggota IWAPI diharapkan dapat mengikuti kemajuan teknologi yang salah satunya dengan memanfaatkan teknologi dalam pemasaran produk serta menangkap peluang pasar. Untuk itu IWAPI harus  terus meningkatkan sinergitas dengan stakeholder terkait dalam upaya mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera.

Ny. Putri Koster juga mengajak para anggota IWAPI untuk berperan nyata dalam upaya pelestarian dan pengembangan tenun asli Bali di tengah kemajuan teknologi. Mengingat dewasa ini banyak beredar tenun hasil cetakan mesin yang secara kualitas dan harganya jauh lebih murah dari tenun asli buatan para perajin. Untuk itu, selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny.Putri Koster mengajak anggota IWAPI untuk bijak dalam menggunakan kain printing dan kain songket asli tenun Bali.

Menurut Putri Koster, kain printing yang banyak meniru motif songket dapat digunakan untuk busana atau pakaian  yang bisa didesain seapik mungkin dan dipadupadankan dengan bahan lain dan dapat digunakan sebagai busana ke kantor maupun kegiatan sehari-hari.  Namun jika digunakan sebagai kain untuk ke pura ataupun ke acara adat dan acara lainnya hendaknya menggunakan kain songket asli tenun ataupun endek asli bukan kain printing. “Dengan begitu saya harapkan kain songket ataupun endek yang merupakan warisan leluhur kita yang adiluhung akan tetap lestari. Selain itu akan meningkatkan kesejahteraan para perajin,” tandasnya.

Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Bali, A A A Tini Rusmini Gorda mengatakan kontribusi serta peran perempuan pengusaha untuk meningkatkan perekonomian Indonesia sangat lah signifikan karena 60 persen dari jumlah pengusaha mikro dan kecil yang ada di Indonesia adalah perempuan pengusaha.

“Ke depan pemberdayaan perempuan pengusaha di IWAPI difokuskan dalam peningkatan sumber daya manusia, pemasaran dan permodalan baik melalui training, workshop, seminar, talkshow dan upaya lainnya. Selain untuk menjalin kerja sama dengan berat lembaga baik di dalam dan luar negeri,” pungkasnya. *pur

BAGIKAN