Percepat Terwujudnya Zona Hijau di Kuta Selatan, Badung Siapkan 56 Tim, Target Vaksinasi Tuntas April  

DALAM rangka mempercepat terwujudnya zona hijau di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Pemerintah Kabupaten Badung akan menggencarkan dan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi di tiga wilayah yang meliputi Kelurahan Tanjung Benoa, Benoa dan Jimbaran.

RAPAT - Wabup Suiasa saat memimpin rapat dengan para Lurah, Kaling, Bendesa Adat dan anggota LPM Tanjung Benoa, Benoa dan Jimbaran, di kantor Camat Kuta Selatan, Kamis (25/3) kemarin.

DALAM rangka mempercepat terwujudnya zona hijau di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Pemerintah Kabupaten Badung akan menggencarkan dan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi di tiga wilayah yang meliputi Kelurahan Tanjung Benoa, Benoa dan Jimbaran. Untuk itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta dan Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta memimpin rapat dengan para Lurah, Kaling, Bendesa Adat dan anggota LPM yang ada di tiga wilayah tersebut, bertempat di ruang rapat kantor Camat Kuta Selatan, Kamis (25/3) kemarin.

Di hadapan para peserta rapat, Wabup Suiasa menyampaikan, suksesnya pelaksanaan vaksinasi di wilayah zona hijau Kuta Selatan bisa dicapai apabila semua pihak berkomitmen untuk berkolaborasi dalam memobilisasi masyarakat, menyiapkan tempat yang representatif dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan oleh tim vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. “Kesiapan kita dalam memobilisasi masyarakat, menyiapkan tempat yang representatif dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan oleh tim vaksinasi merupakan faktor penting dalam mensukseskan percepatan vaksinasi di green zone Nusa dua,” ujar Suiasa.

Dijelaskan Suiasa, untuk saat ini pihaknya sudah menyiapkan 56 tim guna mengakselerasi program vaksinasi di wilayah zona hijau, dengan melibatkan Poltekkes, Stikes dan Fakultas Kedokteran Unud. Namun Suiasa juga menyebutkan bahwasanya ada keterbatasan sarana yang dimiliki tim vaksinasi. Untuk itu pihaknya meminta para Lurah dan Kaling untuk melakukan pendekatan dan koordinasi dengan pihak hotel yang ada di wilayahnya masing-masing untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan vaksinasi, salah satunya dengan membantu kelengkapan sarana bagi tim vaksinasi.

“Karena ini merupakan kondisi force majeure tentu kita harus melibatkan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta untuk berkolaborasi bekerja sama untuk mensukseskan program vaksinasi ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 19.979 masyarakat menerima vaksin di Kuta Selatan atau sekitar 25 persen dari sasaran yang ada. “Untuk menuntaskan pelaksanaan vaksinasi ini, di samping harus menyiapkan tim yang banyak, perlu juga kita menyiapkan tempat yang representatif. Dan untuk diketahui bersama, kalau kita bisa mengoptimalkan 56 tim tentu tidak akan sampai bulan April vaksinasi ini pasti bisa kita selesaikan,” pungkasnya. *adv

BAGIKAN