Perbarindo Bali Gelar Webinar  ’’Leader Talk”  Menuju ’’New” Normal

Untuk mendengar langkah-langkah dan strategi yang dilakukan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, DPD Perbarindo Bali Selasa (30/6) menyelenggarakan webinar “Leader Talk Perbarindo Bali Road to New Normal Tourism in Bali”.

PERBARINDO-Wakil Ketua Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali bersama Pengurus DPD dan DPK Perbarindo se-Bali berpose bersama saat webinar Perbarindo Bali, Selasa (30/6).

Denpasar (bisnisbali.com) –Untuk mendengar langkah-langkah dan strategi yang dilakukan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, DPD Perbarindo Bali Selasa (30/6) menyelenggarakan webinar “Leader Talk Perbarindo Bali Road to New Normal Tourism in Bali”.  Dalam webinar ini Perbarindo Bali khusus menghadirkan Wakil Ketua Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya dan diikuti peserta webinar baik Direksi dan Komisaris BPR anggota DPD Perbarindo Bali.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja, S.H., M.H., di sela-sela webinar Perbarindo Bali mengatakan pandemi Covid-19 ini sampai menggugurkan pundi-pundi bisnis yang ada di Bali. Ketika bisnis tidak bergerak maka Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sulit melaksanakan fungsi intermediasi.

Ia menjelaskan DPD Perbarindo Bali menghadirkan Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali dalam webinar bisa memberikan gambaran kehidupan ekonomi di Bali. Ini termasuk mendapatkan gambaran upaya pemerintah dalam pemulihan pariwisata yang selama ini menjadi lokomotif perekonomian Bali.

Suarja meyakini dengan penerapan tatanan new normal Covid-19 akan menjadi energi baru bagi sektor UMKM untuk kembali bangkit dan tumbuh. Bisnis harus tetap jalan dan ekonomi harus tetap hidup.

Made Suarja menambahkan dalam tatanan new normal, masyarakat dan sektor UMKM bisa bertahan dengan penerapan protokol kesehatan. “Dengan semua sektor bergerak, pariwisata bergerak yakin ekonomi Bali akan segera bertumbuh,” tegasnya.

Wakil Ketua Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, mengatakan persiapan menjelang new normal ini Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan berbagai langkah yang menjadi langkah utama yang dilakukan tim penanganan dampak Covid-19 antara lain fokus pada penanganan kesehatan dan bantuan sosial.

Rai Suryawijaya memaparkan Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali telah merencanakan dan mengevaluasi program reopening pariwisata Bali. Tim juga melakukan promosi virtual menyakinkan partner di luar negeri agar mereka percaya untuk bisa datang lagi berlibur ke Bali.

Dalam pengembangan pariwisata Bali ke depan pasca-reopening Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali, akan   bekerjasama dengan airline termasuk KBRI. Dalam pemulihan ekonomi Bali, Tim akan bekerjasama dengan BI, OJK termasuk dengan seluruh BPR di Bali yang sepenuhnya dimiliki orang lokal Bali. “Seluruh hasil  webinar Perbarindo Bali akan menjadi bagian masukan bagi Tim Percepatan Penanganan  Dampak dan Pemulihan Covid-19 Provinsi Bali dalam pemulihan ekonomi Bali,” tegas Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya. *adv

BAGIKAN