Perbarindo Bali Gelar Pelatihan Sertifikasi bagi Komisaris BPR

DPD Perbarindo Bali, Selasa (10/3) melaksanakan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi Komisaris Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bertempat di Hotel Golden Tulip.

PELATIHAN - Berpose bersama, Para komisaris BPR mengikuti pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja di Hotel Golden Tulip.

Denpasar (bisnisbali.com) –DPD Perbarindo Bali, Selasa (10/3) melaksanakan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi Komisaris Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bertempat di Hotel Golden Tulip. Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang merupakan komisaris BPR yang  bertujuan untuk menambah pengetahuan baru serta saling bertukar informasi terkait pengelolaan BPR demi eksisnya BPR ke depan.

Hadir dalam kegiatan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi antara lain perwakilan dari OJK, Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketua Yayasan Perbarindo Bali, pengurus DPD Perbarindo Bali serta para peserta Komisaris BPR.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali Made Suarja mengatakna kegiatan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi merupakan rutin dilaksanakan oleh DPD Perbarindo Bali yang menaungi 134 BPR yang ada di Bali. Ini dalam rangka melaksanakan amanah sesuai POJK No. 20 tentang kelembagaan dan POJK No. 44. Ini di mana dalam pengelolaan BPR akan selalu ada perubahan termasuk perubahan regulasi.

Dalam pengelolaan BPR, komisaris selaku pengawas jalannya usaha perbankan ini bisa melaksanakan pengawasan sesuai aturan yang ada. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai evaluasi terhadap jalannya BPR yang dikelola oleh masing-masing komisaris.

Sementara Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali Nusra, Yan Jimmy Hendrik Simarmata mengatakan melalui pelatihan sertifikasi ini diharapkan selain mendapatkan pengetahuan baru juga dapat mengupdate hal-hal baru. Melalui pelatihan tersebut komisaris juga bisa saling berbagi pengetahuan sehingga dapat mengembangkan BPR yang dikelola serta mengoptimalkan perannya sebagai pengawas dalam menjalankan BPR.

Pelatihan yang diikuti 30 peserta ini dibuka oleh Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 8 Bali Nusra yang ditandai dengan penyematan tanda peserta. Kegiatan akan berlangsung dari tanggal (10/3)-(18/3). *adv

BAGIKAN