Perangkat Daerah Mesti Tahu Proses dan Isi Dokumen Perencanaan

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menghadiri Musrenbang RPJMD SB Kabupaten Tabanan 2021-2026 yang digelar di Kantor Bapelitbang Kabupaten Tabanan sekaligus memberikan arahan melalui zoom meeting di ruang kerjanya di Kantor Bupati, Selasa (25/5) lalu.

MUSRENBANG - Bupati I Komang Gede Sanjaya di sela-sela Musrenbang RPJMD SB Kabupaten Tabanan.

Tabanan (bisnisbali.com) – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menghadiri Musrenbang RPJMD SB Kabupaten Tabanan 2021-2026 yang digelar di Kantor Bapelitbang Kabupaten Tabanan sekaligus memberikan arahan melalui zoom meeting di ruang kerjanya di Kantor Bupati, Selasa (25/5) lalu.

Kegiatan yang membahas tentang penyusunan perencanaan pembangunan jangka menengah Kabupaten Tabanan tersebut juga diikuti Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, S.E., Forkopimda Tabanan, Sekretaris Daerah beserta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan.

Bupati Sanjaya menyatakan, visi pembangunan sebagaimana telah disampaikan dalam konsultasi publik Ranwal RPJMD SB Kabupaten Tabanan 2021-2026 adalah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Visi ini diterjemahkan ke dalam sebuah misi, yaitu pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan rakyat dengan menjamin hak setiap rakyat melalui jalan Tri Sakti (berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam  bidang kebudayaan), atas pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, ketenagakerjaan, adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta pariwisata,” beber Sanjaya.

Mantan Wakil Bupati Tabanan dua periode tersebut menegaskan, proses berikutnya adalah menerjemahkan visi misi dalam tujuan, sasaran dan program dengan target kinerja yang terukur dan dapat dicapai. “Dalam tahapan inilah dibutuhkan kemampuan, kecermatan dan kecerdasan berpikir dalam menganalisis kondisi saat ini. Kemudian menemukan strategi mengubah sumber daya yang dimiliki menjadi kondisi yang lebih baik dalam lima tahun ke depan,” imbuhnya.

Ia berharap seluruh perangkat daerah di Kabupaten Tabanan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh dalam proses penyusunan perencanaan baik RPJMD maupun rancangan awal strategis (renstra) masing-masing. “Jangan sampai terjadi kepala perangkat daerah dan pejabat lainnya tidak tahu dan tidak mengerti proses dan isi dokumen perencanaan. Ini sebagai dasar kontrak kinerja yang harus dipertanggungjawabkan pencapaiannya oleh perangkat daerah sesuai bidang urusan masing-masing,” tegas orang nomor satu di Tabanan ini.

Proses penyusunan RPJMD SB Kabupaten Tabanan 2021-2026 telah sampai pada tahap perumusan rancangan RPJMD, setelah sebelumnya Ranwal RPJMD diverifikasi oleh tim verifikasi RPJMD. Seluruh perangkat daerah Kabupaten Tabanan telah menyiapkan renstra perangkat daerah 2021-2026. *man

BAGIKAN