Perajin Gianyar Diminta Kreatif

Perajin Gianyar diminta siap menghadapi pasar ekspor 2020.

KERAJINAN - Para perajin Gianyar membuat desain kerajinan menjadi lebih dekoratif.

Gianyar (bisnisbali.com) –Perajin Gianyar diminta siap menghadapi pasar ekspor 2020. Pelaku eksportir Gianyar, Ketut Dharma Siadja  mengatakan, untuk mengisi pasar ekspor 2020, perajin dan pelaku UKM diminta kreatif.

Diungkapkannya, 2020 UKM tidak boleh lagi miss market. Produk yang diproduksi mesti disukai kaum milenial.

Dharma Siadja menjelaskan,  produk yang ditampilkan harus simpel. Produk yang dihasilkan perajin harus dekoratif dan berfungsi ganda.

‘’Dulu pasar suka produk monoton seperti jerapah dan kucing kucingan, 2020, kaum milenial suka produk dekoratif tetapi juga berfungsi,” ucapnya.

Model woll dekoration kerajinan kaca pertama sebagài hiasan dinding. Tetapi juga berfungsi sebagai hiasan dinding.

Ketut Dharma Siadja yang juga Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Bali, mencontohkan, kaca tidak hanya berfungsi sebagai cermin. Kerajinan kaca saat ini didesain dua fungsi sebagai cermin dan hiasan dinding.

Contoh lain kaum milenial suka tempat tisu yang berfungsi juga dekoratif. “Di samping sebagai tempat tisu juga sebagai hiasan meja,” tambah Dharma Siadja. *kup

BAGIKAN