Perajin Diharapkan Manfaatkan Kurda

Dalam pengembangan usaha saat pandemi Covid-19, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk perajin lain juga dihadapkan masalah permodalan.

PERAJIN - Perajin tenun Songket di kelompok Tenun Merak Mas Br.  Pengembungan dan pengrajin tenun Cagcag di Br. Pesalakan Desa Pejeng Kangin.

Gianyar (bisnisbali.com)-Dalam pengembangan usaha saat pandemi Covid-19, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk perajin lain juga dihadapkan masalah permodalan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Minggu (2/8) mengatakan kendala permodalan ini diharapkan bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda). Diungkapkannya, dari awal dekranasda dihadapkan tantangan berat untuk berkembang.

Ia menjelaskan perajin dihadapkan masalah SDM, permodalan dan pemasaran. Kendala permodalan tentunya sulit bagi perajin untuk tumbuh dan mengembangkan usaha.

Untuk masalah permodalan, menurut Ny. Adnyani Mahayastra berharap perajin bisa memanfaatkan program Bupati Gianyar yaitu Kurda. Kredit ini merupakan program kerja pemerintah Kabupaten Gianyar yang bertujuan memperkuat permodalan UMK dan koperasi di Kabupaten Gianyar.

Menurutnya, Kurda ini untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan. “Perajin maupun UMKM lainnya bisa meningkatkan produksi dengan memanfaatkan Kurda,” tegas Ny. Adnyani Mahayastra. *kup

BAGIKAN