Mangupura (bisnisbali.com) – Pandemi virus corona dinilai turut mempengaruhi turunnya rasio klaim atau penyerahan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Jasa Raharja Cabang Bali mencatat ada penurunan penyerahan klaim maupun nilai premi hingga Oktober 2020.

“Penyerahan klaim selama pandemi Covid-19 dari Januari-Oktober 2020 total mencapai Rp33,5 miliar atau mengalami penurunan kurang lebih 30 persen dibandingkan data sama 2019 mencapai Rp42 miliar,” kata Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Bali, Lalu Saripudin didampingi Humas Jasa Raharja Bali, Syaiful Anwar di sela-sela penanaman pohon di Pantai Pererenan, Desa Adat Pererenan, Mengwi, Jumat (27/11).

Ia mengatakan penurunan rasio klaim tersebut tidak lepas dari adanya pandemi Covid-19 seiring pergerakan masyarakat yang juga terbatas. Kondisi tersebut secara tidak langsung membuat aktivitas masyarakat di jalan raya berkurang. Alhasil tingkat kecelakaan pun menurun. Tidak hanya itu, pandemi Covid-19 juga membuat penerimaan iuran Jasa Raharja mengalami penurunan.

Perusahaan yang bergerak di bidang asuransi sosial ini pun ke depannya mengakui akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Tidak hanya itu, Jasa Raharja yang memasuki usianya ke-60 tahun ini pun dari sisi pelayanan, setiap tahun tetap melakukan interospeksi. Termasuk peduli lingkungan lewat penghijauan dengan penanaman pohon. Kegiatan penanaman pohon yang merupakan serangkaian HUT ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia yakni di 29 kantor cabang. Untuk di Bali dipilihnya Pantai Pererenan karena merupakan salah satu destinasi yang dikunjungi wisatawan. Diharapkan pohon yang ditanam dengan tinggi 3 meter bisa memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pengunjung di kawasan objek wisata.

Lebih lanjut ia memaparkan beberapa pelayanan yang ditingkatkan di mana awalnya dilakukan di kantor cabang, namun sejak Covid-19 menyebar di Bali dilakukan dengan jemput bola maupun melalui telepon dan WhatsApp. Melalui sistem transfer langsung ke rekening ahli waris ini diakui tidak akan mungkin salah di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama pada pemberian santunan. Adapun klaim yang diberikan kepada korban kecelakaan lalulintas berdasarkan pada sistem asas domisili.*dik

BAGIKAN