Peniadaan Mudik, Jasa Raharja Bali Siaga dan Lakukan Aksi Simpatik

Denpasar (bisnisbali.com) – Pemerintah meniadakan mudik dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia. PT. Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) ikut mendukung keputusan pemerintah demi kebaikan bersama dan mempercepat Indonesia bebas dari Pandemi Covid-19.

Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Bali, Dwi Sasono menyampaikan salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung pemerintah yaitu tetap siaga dalam memberikan pelayanan dan melakukan aksi simpatik pada petugas-petugas di Pos Penyekatan yang ada di Provinsi Bali, di samping itu Jasa Raharja juga menempatkan petugas pada Pos-pos tersebut.

“Aksi simpatik yang dilakukan yaitu memberikan bingkisan kepada petugas yang berjaga di Pos pengamanan dan penyekatan Mudik tahun 2021, di samping itu sebagai bentuk dukungan lainnya Jasa Raharja juga menempatkan petugas di pos pos tersebut,” katanya

Dwi Sasono juga menjelaskan selama libur Lebaran 1442 H seluruh petugas Jasa Raharja siaga dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jadi libur bukan menjadi kendala dalam proses penyerahan santunan korban kecelakaan. “ Masyarakat yang mengalami kecelakaan tetap akan dilayani sebaik mungkin oleh petugas Jasa Raharja di masa libur Lebaran ini, ” tegas Dwi Sasono.

Diakui Jasa Raharja senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud Negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan, dengan mengedepankan transformasi digital pelayanan, dan melalui sistem yang terintegrasi sehingga memudahkan kami agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat.

Seperti diketahui Lebaran merupakan suatu momen silaturahmi dan menjadi budaya di Indonesia dengan melakukan mudik ke kampung halaman. Mudik Lebaran bukanlah sekedar tradisi tahunan khas Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah saat dimana untuk rekalibrasi diri secara sosial dan spiritual. Bagi banyak masyarakat Indonesia, terutama kaum muslim, mudik lebaran adalah sebuah momen puncak dan ritus paling suci yang menandai berakhirnya momen bulan Ramadhan. *

 

BAGIKAN