Selain membuka DTW, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti saat mencoba melakukan transaksi menggunakan QRIS.

Tabanan (Bisnis Bali) – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghimbau kepada pengunjung daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan agar memanfaatkan transaksi non tunai. Upaya tersebut dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Kami himbau ke pengunjung atau wisatawan agar memanfaatkan pembayaran non tunai. Terkait itu nanti akan ada sosialisasi,” tuturnya, disela-sela pembukaan kembali DTW yang dilakukan simbolis di DTW Ulun Danu Beratan, Senin (20/7).

Sosialisasi penggunaan non tunai ini, diharapkan juga dilakukan kalangan pengelola DTW yang menginformasikan baik secara online, website atau melalui sejumlah agen perjalanan. “Sebab itu mulai mengurangi memakai uang, dan beralih menggunakan transaksi non tunai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, I Gst Ngurah Supardi., SE., MM mengungkapkan, terkait penerapan pembayaran non tunai di kalangan pengelola DTW di Tabanan, Bank BPD Bali sudah bekerjasama dan sudah berjalan hampir setahun. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam hal Tatanan Kehidupan Era Baru dengan memotong penyebaran Covid-19 yang berpotensi muncul dari transaksi tunai, maka penggunaan transaksi non tunai ini akan kian digencarkan. Sekaligus secara bertahap digunakan di kalangan pengelola DTW di Tabanan nantinya.

“Kami akan terus menggencarkan alat pembayaran yang berbasis barcode atau quick response code Indonesian standard (QRIS) yang juga sudah distandarkan oleh BI,” ujarnya.

Melalui QRIS berbasis barcode semua alat pembayaran berbasis barcode bisa digunakan. Misalnya, melalui Bank BPD Bali dengan aplikasi mobile banking, bisa juga melalui perbankan lainnya melalui mobile.

“Tinggal buka rekening saja, dan download aplikasi mobile banking maka sudah bisa menggunakan transaksi non tunai melalui QRIS,” tegasnya. *man

BAGIKAN