Pengelola DTW di Tabanan Mulai Divaksin, Angin Segar di Tengah Minimnya Kunjungan  

Sejumlah pengelola atau manajemen daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan mulai disasar vaksinasi Covid-19, Rabu (17/3)

VAKSINASI - Vaksinasi yang dilakukan di kalangan pengelola DTW Jatiluwih

Tabanan (bisnisbali.com) –Sejumlah pengelola atau manajemen daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan mulai disasar vaksinasi Covid-19, Rabu (17/3) kemarin. Ini sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Tabanan yang mengusulkan tiga DTW, yakni Tanah Lot, Ulun Danu Beratan dan Jatiluwih, sebagai kawasan zona hijau menyikapi rencana pelaksanaan program Free Covid Corridor (FCC).

Manajer DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa, mengungkapkan vaksinasi tahap satu untuk kalangan manajemen. Vaksinasi baru menyasar 20 orang dari total 80 orang jumlah manajemen DTW Jatiluwih.  “Kami hanya mendapatkan kuota vaksinasi Covid-19 untuk 20 orang. Sisanya menyusul sesuai kuota yang didapat nantinya karena saat ini ketersediaan vaksin terbatas,” tuturnya, Rabu (17/3) kemarin.

Diterangkannya, sambil menunggu tahapan vaksinasi berikutnya hingga menyentuh seluruh manajemen dan masyarakat luas di kawasan DTW Jatiluwih serta mengantongi sertifikat sertifikasi Clean, Health, Safety, dan Environment (CHSE), pihaknya tetap secara ketat menjalankan protokol kesehatan sesuai ketentuan sebagai persiapan menuju zona hijau. Salah satunya dengan melakukan penjagaan dan pengawasan di lapangan kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan. “Kami sudah mengajukan untuk bisa mengantongi CHSE, namun hingga saat ini belum menerima. Tidak tahu penyebabnya, namun terkait ketentuan CHSE sudah kami lakukan di lapangan,” kilahnya.

Hal senada diungkapkan Plt. Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana. Menurutnya, diusulkannya DTW Tanah Lot menjadi zona hijau menjadi angin segar di tengah minimnya jumlah kunjungan wisatawan saat ini. Terkait hal tersebut, pada 23 Maret nanti akan dilakukan vaksinasi Covid-19 yang menyasar 50 orang dari total jumlah 148 orang kalangan manajemen Tanah Lot.

Sasaran penerima vaksin diutamakan pekerja di DTW Tanah Lot yang bersentuhan langsung dengan wisatawan, di antaranya bagian tiket, penjaga pantai dan kepala divisi di manajemen Tanah Lot. ‘’Saat ini vaksin sudah tersedia di Puskesmas Kediri 3. Kami menunggu jadwal dari Puskesmas Kediri 3 yang rencananya dilakukan 23 Maret nanti,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini DTW Tanah Lot dikunjungi sekitar 500 orang wistawan per hari, khususnya pada momen libur atau akhir pekan. Pemeliharaan fasilitas penunjang dan penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan sehingga kenyamanan wisatawan terjaga selama berada di kawasan. *man

BAGIKAN