Penetapan Paslon Terpilih Terapkan Prokes

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan akan menetapkan pasangan calon (paslon) Bupati dan calon Wakil Bupati Pilkada Tabanan terpilih melalui rapat pleno yang digelar secara terbatas mengacu penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 pada Sabtu (23/1) besok.

BAHAS - Pembahasan penetapan jadwal paslon terpilih di KPU Tabanan.

Tabanan (bisnisbali.com)  –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan akan menetapkan pasangan calon (paslon) Bupati dan calon Wakil Bupati Pilkada Tabanan terpilih melalui rapat pleno yang digelar secara terbatas mengacu penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 pada Sabtu (23/1) besok. KPU Tabanan telah menerima surat dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pilkada Serentak pada Rabu (20/1).

Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa, Kamis (21/1) kemarin, mengungkapkan penetapan dilakukan setelah MK mengeluarkan surat bahwa tidak terjadi gugatan terhadap hasil perolehan suara di Pilkada Tabanan 2020. Setelah menerima surat dari MK tersebut, KPU Tabanan melakukan rapat pembahasan jadwal. Oleh karena KPU Tabanan sudah siap, maka diputuskan penetapan paslon terpilih digelar Sabtu (23/1).

“Penetapan jadwal paslon terpilih maksimal lima hari setelah MK mengeluarkan Buku Register Perkara Konstitusi (BRTK) bahwa tidak terjadi gugatan. Kami terima surat tidak terjadi gugatan itu pada 20 Januari. Berdasarkan itu, maksimal penetapan pada 25 Januari.  Akan tetapi kami sudah siap sehingga diputuskan dilakukan Sabtu nanti,” tuturnya.

Dijelaskannya, oleh karena di tengah pandemi Covid-19, maka peserta dalam penetapan paslon terpilih sangat terbatas. Masyarakat Tabanan yang ingin menyaksikan proses penetapan paslon terpilih bisa melihat secara langsung melalui akun Facebook KPU Tabanan. “Termasuk pula media tidak disarankan masuk ke dalam ruangan karena akan disediakan layar di luar gedung KPU Tabanan,” ujar Weda Subawa.

Saat penetapan paslon terpilih, hanya 17 orang yang boleh masuk ke ruangan KPU Tabanan. Mereka terdiri atas 4 paslon (paslon 1 dan paslon 2), ketua partai pengusung, Bawaslu, kepolisian, TNI, DPRD serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. “Total hanya 17 undangan, ini berkaitan dengan prokes Covid-19,” tambahnya. *man

BAGIKAN