Pendistribusian Kartu Tani Ditunda

Pendistribusian kartu tani di Kabupaten Tabanan ditunda, seiring dengan surat edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 7.194 Tahun 2020 tentang panduan tindak lanjut terkait pencegahan penyebaran virus corona yang salah satunya menghindari interaksi terlalu banyak di ruangan publik.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pendistribusian kartu tani di Kabupaten Tabanan ditunda, seiring dengan surat edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 7.194 Tahun 2020 tentang panduan tindak lanjut terkait pencegahan penyebaran virus corona yang salah satunya menghindari interaksi terlalu banyak di ruangan publik. Bercermin dari itu, target semester I tahu ini untuk penuntasan pendistribusian kartu tani berpotensi molor.

“Pembagian atau pendistribusian kartu tani ini, kami tunda dulu sampai 30 Maret 2020 nanti, sesuai dengan imbauan terkait pencegahan virus corona. Setelah itu, menunggu instruksi lebih lanjut,” tutur Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan, I Gusti Putu Wiadnyana, di Tabanan, Selasa (17/3).

Terangnya, penundaan ini dilakukan karena selama ini untuk pendistribusian kartu tani di sejumlah titik mengundang hingga ratusan petani. Imbuhnya, dengan jumlah kerumunan atau interaksi masyarakat yang terlalu banyak tersebut, tentu menjadi potensi untuk ancaman penyebaran virus corona, sehingga pihaknya dan sesuai juga SE pemerintah daerah  memutuskan menunda sementara waktu penstribusian kartu tani saat ini.

Jelas Wiadnyana, bercermin dari itu pendistribusian kartu tani untuk di Subak Gubug, Senin (16/3) lalu sekaligus menjadi pendistribusian terakhir pascadikeluarkannya SE terkait panduan tindak lanjut terkait pencegahan penyebaran virus corona. Katanya, untuk pendistribusian di Subak Gubug target 692 petani yang diundang untuk dibagikan kartu tani, dari jumlah tersebut sekitar 630-an petani yang hadir sekaligus menerima kartu tani.

Sementara itu, paparnya jika dilihat secara keseluruhan dari alokasi 21 ribu kartu tani yang sudah keluar dari Kementerian Pertanian, saat ini sudah tersalurkan mencapai mendekati 10 ribuan kartu tani. Nanti sisanya, akan menyusul setelah 30 Maret 2020 atau jika potensi ancaman virus corona ini mulai mereda. *man

BAGIKAN