Pemulihan Ekonomi, BI Harapkan Gencar Gelaran Vaksinasi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali meyakini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang gencar, merata dan terealisasi di berbagai daerah dapat mewujudkan herd immunity.

Denpasar (bisnisbali.com) –Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali meyakini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang gencar, merata dan terealisasi di berbagai daerah dapat mewujudkan herd immunity. Upaya ini dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi.

“Salah satu pilar utama pemulihan ekonomi adalah pada sektor kesehatan. Bila kesehatan pulih maka ekonomi akan bangkit,” kata Kepala KPw BI Bali, Trisno Nigroho saat pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja industri keuangan dan perbankan di Gedung BI, Sabtu (20/3).

Trisno mengungkapkan, Bali menjadi daerah spesial kerena Presiden Jokowi memprioritaskan terlaksananya vaksinasi di Pulau Dewata. Oleh karenanya, pelaksanaan vaksinasi diharapkan bisa gencar dan berjalan lanca sehingga target vaksinasi sekitar 1 juta orang lebih bisa terealisasi pada Juni atau Juli 2021.

Menurutnya, jumlah penduduk Bali 4,3 juta orang dan tenaga kerja kisaran 2,5 juta orang. Bila herd immunity tercapai 70 persen dikalikan 2,5 juta orang tenaga kerja, harapannya yang sudah divaksin mencapai 1,8 juta orang. Jika total jumlah orang yang diharapkan memiliki imunitas sudah melebihi persyaratan herd immunity, ini berarti Bali sudah aman. “Tetapi kembali lagi tergantung stok vaksin dari Jakarta ke Bali,” ujarnya.

Selama ini BI melihat pemerintah Bali maupun Dinas Kesehatan komit terhadap pelaksanaan vaksinasi, terutama bagi pelayan publik, pelaku pariwisata, termasuk perbankan. Bila tenaga perbankan sudah divaksin maka mereka akan lebih percaya diri ke luar untk melayani UMKM. “Oleh karenanya vaksinasi bagi perbankan diharapkan memberikan dampak bagus bagi ekonomi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, bila jumlah masyarakat yang divaksin terus meningkat akan menumbuhkan keyakinan konsumen, perbankan, pariwisata dan kawasan green zone. Lebih lanjut Trisno menyebutkan, vaksinasi pelaku perbankan pun sebelumnya telah terlaksana di Buleleng, dan pekan ini Jembrana. Harapannya, perbankan bisa melayani nasabah dengan tenang dan nasabah pun nyaman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat memantau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja industri keuangan dan perbankan di BI mengatakan, keberhasilan program vaksinasi juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian Bali. Pihaknya pun menyambut baik antusiasme pekerja industri keuangan dan jajaran perbankan dalam mendukung program vaksinasi di Bali. Untuk itu Pemprov Bali terus berupaya memperoleh tambahan vaksin dari pusat agar target vaksinasi penduduk Bali untuk mewujudkan kekebalan kelompok secepatnya tercapai.

Penduduk Bali yang sudah mendapat vaksinasi baru mencapai 127 ribu orang. Menurutnya jumlah ini masih kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Bali sebanyak 4,32 juta jiwa. *dik               

BAGIKAN