Pemprov Bali Genjot Vaksinasi Pelaku Pariwisata

Dalam upaya mempercepat penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Bali, Pemprov Bali mengajak pelaku pariwisata bekerja sama.

VAKSINASI - Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra saat meninjau pelaksaan vaksinasi bagi pekerja pariwisata di Hotel Harris, Kuta, Badung.

Mangupura (bisnisbali.com) –Dalam upaya mempercepat penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di Bali, Pemprov Bali mengajak pelaku pariwisata bekerja sama. Bentuk kerja samanya yaitu pelaku pariwisata menyiapkan tempat, mengundang dan mendata para pekerja, sedangkan pemerintah menyiapkan tenaga vaksinasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja pariwisata di Hotel Harris, Kuta, Badung, Rabu (10/3) lalu, mengatakan pariwisata sebagai sektor tumpuan ekonomi Bali sekaligus terdampak pandemi sehingga dijadikan prioritas program vaksinasi. Ia mengapresiasi antusiasme pekerja pariwisata untuk mendapatkan vaksin Covid-19. “Ini merupakan contoh kerja sama yang baik antara pemerintah dan pelaku pariwisata, sehingga pencapaian vaksinasi bisa semakin cepat terwujud,” ujarnya.

Disebutkannya, target vaksinasi per hari adalah 200 peserta, karena juga menghitung jumlah ketersediaan vaksin dan tenaga. “Sambil kita lihat flow-nya, hari ini cukup 200 dulu. Jumat rencananya dinaikkan menjadi 500 peserta, dengan catatan pelaksanaannya harus serapi sekarang dan menjauhkan kerumunan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa berharap melalui vaksinasi ini pariwisata Bali segera pulih dan perekonomian bangkit kembali. “Selain pelaksanaan CHSE, ini merupakan langkah para insan pariwisata guna mempercepat pemulihan perekonomian Bali,” bebernya.

Mengenai target peserta vaksinasi, pihaknya berusaha memperbanyak tim tenaga agar semakin banyak pekerja pariwisata yang bisa divaksin. “Kami yakin dengan pulihnya kondisi pariwisata kita, maka perekonomian Bali akan berjalan. Oleh karena itu kami terus menggenjot penuntasan vaksinasi untuk pekerja pariwisata,” imbuhnya. *wid

BAGIKAN