Pemkab Tabanan Berencana Kembalikan  Jam Operasional Pasar Tradisional

Pemkab Tabanan berencana mengembalikan jam operasional pasar tradisional seperti semula atau tidak lagi dilakukan pembatasan waktu.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pemkab Tabanan berencana mengembalikan jam operasional pasar tradisional seperti semula atau tidak lagi dilakukan pembatasan waktu. Upaya tersebut seiring upaya mewujudkan Tabanan Aman dan Produktif sesuai dengan wacana Pemerintah Provinsi Bali di tatanan kehidupan era baru.

“Kami berencana untuk mengembalikan jam buka pasar tradisional di Tabanan seperti biasa. Sebelumnya pasar yang buka mulai pukul 04.00 Wita, akan kembali buka pada jam tersebut nantinya. Hal ini termasuk berlaku pada operasional toko modern yang kembali seperti semula,” tutur Kepala Bapelitbang Kabupaten Tabanan I.B. Wiratmaja, Jumat (7/8) kemarin.

Namun sebelum mengembalikan jam buka pasar dan toko modern seperti sebelumnya yang nantinya juga rencana akan ditandai dengan launching Tabanan Aman dan Produktif pada 17 Agustus 2020 mendatang, ada sejumlah hal yang harus dipenuhi. Terkait itu, sejak dua pekan lalu sudah dilakukan kroscek antar-OPD. Masing-masing OPD mendapat 14 kali pemeriksaan untuk melihat kelengkapan, dan hasilnya rata-rata sudah baik, cuma masih ada beberapa yang perlu penyempurnaan di masing-masing OPD.

“Saat ini yang masih harus disempurnakan di kalangan OPD di antaranya penyediaan hand sanitizer yang masih terbatas, tempat duduk bekerja yang belum menerapkan social distancing, dan belum adanya sekat (plastik) antara pelayan dan orang yang dilayani. Bila di kantor atau OPD sudah lengkap terkait penerapan protokol kesehatan, maka akan melebar ke tempat lainnya seperti pasar, toko modern, terminal, hingga angkutan umum,” tuturnya.

Kata Wiratmaja, saat ini proses pengecekan ini masih berjalan untuk di pasar, kalangan perbankan, hingga sekolah-sekolah. Dari pengecekan ini akan dilakukan evaluasi pada 14 Agustus mendatang dan nantinya bila semua sektor yang telah dilakukan pengecekan tersebut sudah siap menyangkut penerapan protokol kesehatan Covid-19, maka pada 17 Agustus nanti akan ditandai dengan launching Tabanan Aman dan Produktif.

“Di-launching-nya Tabanan Aman dan Produktif, maka hal pertama yang akan membedakan dari kondisi sebelumnya adalah pasar trdisional yang dibuka seperti jam atau waktu operasional sebelumnya. Selain itu, kami akan membuka sekolah dengan kegiatan tatap muka langsung,” ujarnya.

Khusus untuk pembukaan sekolah secara tatap muka langsung ini, rencananya akan dilakukan dengan cara membentuk kelompok belajar. Misalnya, siswa dari kelas 1-3 dibuat kelompok masing-masing 7 orang siswa, dan nantinya guru yang akan datang ke rumah. Sementara untuk siswa kelas 4 ke atas akan dilakukan tatap muka langsung di sekolah, namun waktu pertemuan akan dilakukan dua hari sekali.

Semua itu akan bergantung pada hasil evaluasi pada 14 Agustus mendatang. Di sisi lain, lanjutnya, jika seandainya ternyata setelah dilakukan evaluasi hasilnya belum siap, maka rencana launching pada 17 Agustus nanti akan ditunda sampai dirasa benar-benar siap untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di berbagai sektor yang ada di Kabupaten Tabanan. *man 

BAGIKAN