Pemkab Gianyar Suport Masyarakat Sanding Tanam Apel  

Berada pada ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut (DPL), Kecamatan Tampaksiring memiliki iklim yang cocok untuk budi daya apel.

APEL -Bupati Gianyar mengunjungi kebun apel di Desa Sanding, Tampaksiring.

Gianyar (bisnisbali.com) –Berada pada ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut (DPL), Kecamatan Tampaksiring memiliki iklim yang cocok untuk budi daya apel. Ditambah lagi dengan luas lahan  sawah 1.478 Ha dan lahan bukan sawah sebesar 1.700 Ha menjadikan Tampaksiring sebagai tempat potensial untuk budi daya apel.

Bupati Gianyar Made Mahayastra, Minggu (26/1) mengatakan  sempat melihat langsung kebun apel di Desa Sanding. Ia mengaku senang kalau di wilayah Gianyar bisa dikembangkan tanaman apel.

Ia menjelaskan Kabupaten Gianyar menjadi daerah tujuan pariwisata. Wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan domestik (wisdom) yang berlibur ke Bali selalu menyempatkan berkunjung ke wilayah Gianyar.

Dipaparkannya, dengan pengembangan kebun apel di Desa Sanding Tampasiring akan berpotensi menjadi daya tarik wisata. Sanding akan menjadi daerah tujuan wisata di Kabupaten Gianyar.

Hasil kebun apel bisa dipasarkan ke sektor pariwisata. Ini secara tidak langsung meningkatkan pendapatan para petani,” ucap Bupàti Mahayastra .

Ia menegaskan dengan adanya kebun apel ini akan menjadi daya tarik baru bagi pariwisata Gianyar. Apalagi jika dipadukan dengan konsep agrowisata baik dari edukasinya maupun panennya. “Hal ini akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat sekitar,” jalasnya.

Bupati Mahaysastra meyakinkan potensi budi daya apel ini sudah sepantasnya dikembangkan. Ini melihat apel yang ada di perkebunan Sanding  menunjukkan perkembangan yang positif. Pemkab Gianyàr berkomitmen untuk mengembangkan apel di Gianyar dengan menambah luas tanam sehingga budi daya apel akan terus berkembang di Gianyar.

Salah satu pemilik kebun apel di Sanding,  Ketut Suryadi Putra mengatakan Sanding salah satu desa di Kecamatan Tampaksiring yang mulai membudidayakan apel sejak 1,5 tahun lalu. Ia membantah anggapan bahwa apel tidak dapat tumbuh di Tampaksiring

Suryadi mengungkapkan seperti yang ditanam di Sanding, tanaman apelnya mulai berbuah saat berumur 1,5 tahun. Di mana idealnya, tanaman apel mulai belajar berbuah saat berumur 2 tahunan.

“Ada yang bilang tanaman apel akan susah tumbuh di sini, tapi kan kita lihat sekarang tanaman apel sudah mulai belajar berbuah padahal baru berumur 1,5 tahun di mana biasanya umur 2 tahun baru belajar berbuah,” tambah  Ketut Suryadi. *kup

BAGIKAN