Pemkab Gianyar Gelar ’’Tawur Kesanga’’ Maret 2020

Sekdakab Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, Pemkab Gianyar pada 24 Maret 2020 akan menggelar Tawur Kesanga.

TAWUR KESANGA - Sekdakab Gianyar, dan Bendesa Adat Gianyar menyampaikan rencana pelaksanaan Tawur Kesanga 24 Maret 2020 di Catus Pata Gianyar.

Gianyar (bisnisbali.com) –Sekdakab Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, Pemkab Gianyar pada 24 Maret 2020 akan menggelar Tawur Kesanga. Upacara ini disepakati bermuara dari surat edaran PHDI terkait pacaruan di desa hingga provinsi supaya bisa menggelar tawur.

“Kami tidak ingin ada seolah-olah tidak sepaham dengan desa adat, walaupun sebetulnya bukan begitu, tahun lalu waktu koordinasi singkat, seolah-olah ada 2 tawur,” kata Sekdakab Gede Wisnu.

Setelah melalui pembahasan bersama, disepakati  Tawur Kesanga ini  disatukan kembali. Ini sudah direspons dengan baik oleh Bendesa Adat Gianyar dan disosialisasikan ke krama.

Menurut Sekdakab Gianyar, Upacara ‘’Tawur Kesanga’’ hanya satu tempat catus pata. “Kami laksanakan seperti 2 tahun lalu, yakni di perempatan Lapangan Astina (depan Puri Agung Gianyar),” jelasnya.

Upacara Tawur Kesanga memakai Tri Sadaka meliputi Siwa, Budha dan Bujangga.  “Namun, yang muput adalah Sarwa pandita Ini menampung aspirasi dari krama desa,” tegas Wisnu Wijaya.

Bendesa Adat Gianyar, Dewa Suardana, mengatakan pembahasan pelaksanaan Tawur Kesanga dimulai 2 bulan lalu. Desa Adat Gianyar menjalankan kebiasaan pelaksanaan Tawur Kesanga antara lain sebagai bagian penghormatan kepada leluhur.

Dengan lokasi Pemkab Gianyar di Desa Adat Gianyar, maka ada ruang untuk kerja sama Desa Gianyar dengan Pemkab Gianyar dalam pelaksanaan Tawur Kesanga.

Dewa Suardana melihat Tawur Kesanga bisa dilaksanakan dengan pemufakatan.

“Kami harapkan upacara tawur kesanga bisa dilaksanakan dengan damai,  yang jelas tawur hanya 1 di Catus Pata Gianyar, dilaksanakan Desa Adat Gianyar dengan bantuan pemerintah,” jelasnya.

Tawur Kesanga pada 24 Maret 2020 akan dipuput 7 sulinggih meliputi Ida Pedanda Griya Hyang Api, Ida Pedanda Budha Sukawati, Ida Pandita bujangga Sengguan, Ida Sri Empu Gria Pasdalem, Ida Pandita Dalem Putra Kebon Pasdalem, Ida Sira empu Pande Laplapan dan Ida Rai Gria Kenurunan Blahbatuh.*kup

BAGIKAN