Pemkab Gianyar Beri Kemudahan Layanan  Perizinan

Melihat peluang investasi di Kabupaten Gianyar masih terbuka luas, Pemkab Gianyar memandang  perlu adanya kemudahan dalam pelayanan perizinan sesuai peraturan yang berlaku.

SOSIALISASI - Sosialisasi perizinan dan nonperizinan, Rabu (2/6).

Gianyar (bisnisbali.com) –Melihat peluang investasi di Kabupaten Gianyar masih terbuka luas, Pemkab Gianyar memandang  perlu adanya kemudahan dalam pelayanan perizinan sesuai peraturan yang berlaku. Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat membuka acara sosialisasi perizinan dan nonperizinan, Rabu (2/6), mengatakan dengan iklim usaha yang kondusif saat ini tentunya akan menyerap tenaga kerja yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gianyar.

Pemkab Gianyar mempunyai terobosan baru dalam proses perizinan yaitu online mandiri yang bernama  Online Single Submission (OSS). Layanan perizinan ini melalui sistem elektronik yang terintegrasi bertujuan mempermudah dan mempercepat proses perizinan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2021. “Masyarakat dapat mengurus izin  yang diinginkan secara online dan mandiri,” ucapnya.

Ny. Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan awal tahun 2020 Pemkab Gianyar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah menginstruksikan kepada seluruh OPD agar menyerahkan semua kewenangan terkait perizinan dan nonperizinan melalui satu pintu. Ini tertuang dalam peraturan Bupati Gianyar nomor 15 tahun 2020 di mana sebelumnya DPMPTSP hanya mengurus 51 perizinan dan nonperizinan dan sekarang sudah menjadi 207 perizinan dan nonperizinan.

Dayu Surya berharap dengan pelayanan satu atap dalam pengurusan perizinan dapat memberikan pelayanan perizinan yang transparan dan cepat. “Saya berharap dengan pelayanan satu atap ini dapat mewujudkan pelayanan perizinan yang cepat tepat akurat transparan dan memberikan kepastian hukum serta mewujudkan hak-hak masyarakat dan investor dalam mendapatkan pelayanan perizinan dan nonperizinan,” harapnya.

Kadis PMPTSP Dewa Gede Alit Mudiarta mengatakan sosialisasi percepatan kemudahan berusaha di Kabupaten Gianyar melalui mekanisme perizinan dan nonperizinan adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Untuk itu, PMPTSP memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di tingkat bawah mengenai ketentuan-ketentuan pelaksanaan mekanisme perizinan dan non  perizinan. “Ini menjadi suatu ajang fasilitasi penyelesaian permasalahan atas setiap permasalahan pelaksanaan perizinan dan nonperizinan di Kabupaten Gianyar,” ucapnya.

Dewa Alit juga berharap pelaksanaan sosialisasi kepada para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di tingkat bawah sehingga dengan semangat pengurusan perizinan dan nonperizinan dapat meningkatkan pendapatan daerah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat Gianyar dalam masa pandemi Covid-19.

Pelaksana kegiatan sosialisasi dilakukan selama 6 kali pertemuan yang di mulai Rabu (2/6)-Senin (7/6) dengan peserta sebanyak 540 orang yang berasal dari camat, ketua majelis desa adat kecamatan,  kelurahan, ketua BUMDes, ketua Hipmi Kabupaten Gianyar dan pelaku usaha di Kabupaten Gianyar. *kup

BAGIKAN