Pembangunan Embung Sanur Telan Anggaran Rp 66 Miliar

Pembangunan Embung Sanur di Desa Sanur Kauh resmi dimulai. Pengerjaannya dilaksanakan dua tahap dengan anggaran mencapai Rp 66 miliar.

FOTO BERSAMA-foto bersama usai penekanan sirine Ground Breaking saat peresmian dimulainya pembangunan Embung Sanur.

Denpasar (bisnisbali.com) –Pembangunan Embung Sanur di Desa Sanur Kauh resmi dimulai. Pengerjaannya dilaksanakan dua tahap dengan anggaran mencapai Rp 66 miliar.  Pembangunan Embung Sanur ditandai penekanan sirine ground breaking oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Kamis (27/5) kemarin.

Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida Mariadi Hutama dalam laporannya menjelaskan, pembangunan Embung Sanur merupakan amanat Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Kota Denpasar setelah mendapat laporan dari Wali Kota Denpasar. Hal ini mengingat wilayah Sanur Kauh merupakan cekungan yang rentan terjadinya banjir. Karenanya, Presiden langsung memberikan arahan kepada Menteri PUPR untuk segara membangun Embung Sanur.

Pembangunan Embung Sanur akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dengan nilai kontrak Rp14  miliar lebih dan tahap kedua dengan pagu anggaran Rp 52 miliar lebih. “Ini merupakan amanat atau direktif Presiden Jokowi yang ditindaklanjuti dengan arahan kepada Menteri PUPR untuk segera membangun Embung Sanur guna mengatasi permasalahan banjir di wilayah Sanur Kauh  selain menjadi sarana rekreasi dan objek wisata,” jelasnya.

Wali Kota Denpasar Jaya Negara didampingi Wakil Wali Kota Agus Arya Wibawa mengatakan, Pemkot Denpasar pada intinya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Kementerian PUPR dan BWS Bali Penida yang telah merealisaiskan pembangunan Embung Sanur.

Jaya Negara menekankan, pembangunan Embung Sanur wajib selesai tepat waktu, sehingga segera dapat dimanfaatkan sebagai infrastruktur untuk mereduksi atau mengendalikan banjir di wilayah Sanur. Keberadaan Embung Sanur juga diharapkan dapat menjadi pusat rekreasi masyarakat dan media konservasi sumber daya air.

“Setelah dilaksanakan penataan, Embung Sanur akan dilengkapi dengan lintasan joging, taman, tempat duduk, areal view serta sarana UMKM dengan beragam kegiatan kreatif ke depannya,” imbuh Jaya Negara. *wid

BAGIKAN