Pelaku Pariwisata Sasar Wisatawan Tiongkok Berkualitas

Penggarapan pasar Tiongkok jelang Imlek 2020 berbeda dengan penggarapan wisatawan Tiongkok di tahun sebelumnya

TIONGKOK - Wisatawan Tiongkok yang berlibur ke Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) – Penggarapan pasar Tiongkok jelang Imlek 2020 berbeda dengan penggarapan wisatawan Tiongkok di tahun sebelumnya. Ketua Komite Tiongkok DPP Asita, Hery Sudiarto Selasa (21/1) mengatakan jelang perayaan Imlek pelaku pariwisata sasar pasar wisatawan Tiongkok berkualitas.

Diungkapkannya, pada perayaan Imlek tahun sebelumnya biasanya terjadi booking kamar jauh-jauh hari oleh rombongan wisatawan Tiongkok. Booking kamar saat Imlek 2019 ini terjadi hampir di semua kategori akomodasi  mulai dari hotel, bintang empat, hotel bintang lima, boutiq Hotel dan Vila.

Ia menjelaskan kondisi Imlek 2020 tidak seperti tahun sebelumnya. Itu dikarenakan wisatawan Tiongkok lebih menyukai mini tour. Karakteristik permintaan wisatawan Tiongkok 2020  bergeser ke personal tour (FIT).

Dengan demikian,  kedatangan wisman asal Tiongkok tidak dalam rombongan besar. Wisatawan Tiongkok tidak kelihatan bergerombolan dengan bus-bus besar.

Ia meyakini walaupun wisman Tiongkok tidak datang dalam rombongan, jumlah wisatawan Tiongkok yang merayakan liburan Imlek di Bali tetap tinggi. Walaupun datang secara personal, animo wisatawan Tiongkok berlibur di Bali masih cukup tinggi.

Menurutnya, penerbangan-penerbangan regular dari Tiongkok menuju Indonesia khususnya Bali masih terisi dengan baik. “Indonesia masih memerlukan penerbangan tambahan kalau Bali ingin diramaikan wisatawan Tiongkok,” ucapnya.

Hery Sudiarto menambahkan Kemenpar RI maupun pemerintah Provinsi Bali menargetkan pertumbuhan wisatawan yang lebih berkualitas. “Oleh sebab itu, pasar pariwisata bergeser dari mass tourism saat ini sedang menuju quality tourism, ” tambahnya. *kup

BAGIKAN