Pelaku Pariwisata Dukung Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 digelar di Indonesia mulai Rabu (13/1), sedangkan di Bali dilakukan pada  Kamis (14/1) ini.

SIMULASI - Simulasi vaksinasi Covid-19 di Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) – Vaksinasi Covid-19 digelar di Indonesia mulai Rabu (13/1), sedangkan di Bali dilakukan pada  Kamis (14/1) ini. Pelaku pariwisata mengharapkan vaksinasi Covid-19 mampu memberikan dampak positif terutama tumbuhnya kepercayaan terhadap pariwisata Bali.

Salah seorang general manager pada sebuah resort di  kawasan Ubud, Gianyar, I Wayan Parka, mengaku merespons positif dan mendukung pemerintah mengadakan vaksinasi. Pendistribusian vaksin kepada masyarakat umum diharapkan berjalan cepat. “Semoga langkah ini bisa memicu kembali kepercayaan publik, khususnya di bidang pariwisata,” ungkap General The Manager Sankara Resort ini.

Hal senada juga diungkapkan General Manager Uma Como Ubud, I Gede Suteja. Vaksinasi akan menambah kepercayaan diri wisatawan untuk melakukan perjalanan. “Mungkin nanti sertifikat sudah divaksin akan menjadi syarat orang bisa travel dari satu negara ke negara lain,” katanya.

Ia mengharapkan digelarnya vaksinasi Covid-19 akan mampu mempercepat pemulihan pariwisata Bali. “Kami juga harapkan ada regulasi yang sama untuk semua negara bagaimana vaksinasi dihubungkan dengan kebijakan untuk travelling,” ujarnya.

Di bagian lain, Praktisi Public Relation Consultant, Leny Pande, secara pribadi mengaku setuju dan bersedia divaksin dengan harapan terhindar dari terpapar Covid-19. “Harapan terbesar pastinya agar bisa beraktivitas secara normal kembali di industri pariwisata,” sebutnya.

Ia ingin pemberian vaksin pada masyarakat Bali akan turut membantu kepercayaan pemerintah untuk membuka kembali penerbangan internasional khususnya untuk pariwisata. Selanjutnya vaksinasi Covid-19 mampu membawa pariwisata Bali bangkit kembali. *wid

BAGIKAN