Pasokan Nataru tak Langka, EPN Cegah Tangki BBM “Kencing” Dijalan

Denpasar (bisnisbali.com) – Menyambut Natal dan Tahun Baru, Elnusa Petrofin (EPN) memastikan ketersediaan dan pengamanan stok BBM Pertamina untuk masyarakat.
Seperti dikatakan Putiarsa Bagus Wibowo sebagai Corporate Communication Head di kawasan Sunset Road, Jumat (18/12).
“Kami sebagai anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang jasa logistik dan distribusi BBM memastikan pada Nataru jangan sampai ada kelangkaan. Kendati cuaca kurang baik tidak boleh ada kelangkaan di SPBU,” tegasnya.
Ia pun menyebutkan untuk momen Nataru  memiliki sekitar 250 awak nobil tangki dan 83 mobil tangki BBM untuk wilayah Bali. EPN siap mensukseskan Satgas yang berlangsung dari 7 Desember 2020 sampai dengan 7 Januari 2021 ini.
“Sampai saat ini permintaan BBM normal belum ada lonjakan atau belum ada tambahan kebutuhan khusus,” paparnya.
Lebih lanjut ia menerangkan terkait adanya oknum awak mobil tangki pengangkut BBM Pertamina yang istilah “kencing” juga menjadi perhatian serius PT. EPN . “Kini perusahaan meningkatkan penggunaan teknologi dengan theft warning system berupa sistem sensor mencegah pencurian. Dengan teknologi theft warning system akan ketahuan jika awak mobil tangki berhenti di bukan titik koordinat SPBU,” terangnya.
Menurutnya sistem juga terpasang GPS tracking untuk mengetahui posisi terkini dari mobil tangki. Dengan GPS tracking bisa mengetahui apakah mobil tangki berhenti terutama pada titik-titik atau wilayah yang tergolong tinggi rawan terjadi praktik kencing di tiap daerah.
“Laporannya ke pusat. Termasuk ada sistem pengecekan ke SPBU untuk memastikan pengisian tidak ada selisih,” ungkapnya.
Jika terbukti ada kecurangan, kata dia, hukuman bisa PHK hingga hukuman pidana. Diakui untuk wilayah 3 Bali Nusra ada namun jumlahnya makin turun karena ada efek jera yang diterapkan.
Pihaknya pun menjelaskan mengenai lini bisnis utama Elnusa Petrofin yaitu Fuel Fleet Management (Pengelolaan Mobil Tangki untuk distribusi BBM Pertamina) yang bertugas menyalurkan BBM dari Fuel Terminal Pertamina ke SPBU.
Wilayah Bali termasuk dalam Operasional Area III EPN yang meliputi pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (JABALINUS). Dimana Elnusa Petrofin mengelola Fleet Mangement di Fuel Terminal Pertamina Sanggaran dan Fuel Terminal Pertamina Manggis. Dua wilayah ini merupakan tempat asal pengantaran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah-wilayah pelosok yang ada di pulau Bali.
Sehubungan dengan momen Natal dan Tahun Baru, Elnusa Petrofin juga menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung keberhasilan Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang digagas oleh Pertamina (persero) di seluruh nusantara termasuk wilayah Bali.
Berbicara mengenai Kegiatan Corporate Social Responsbility (CSR), Putiarsa Bagus Wibowo menjelaskan bahwa EPN secara kontinyu juga melakukan kegiatan CSR diseluruh wilayah operasionalnya. Di akhir 2019 lalu, EPN melaksanakan kegiatan pelatihan UMKM Pengelolaan Virgin Coconut Oil (VCO) di Desa Antiga Manggis Bali. Dimana kegiatan CSR ini dilakukan secara berkelanjutan.
Selama 2020 pun Elnusa Petrofin banyak mengadakan kegiatan penanganan COVID-19 seperti penyemprotan desinfektan di sejumlah perkantoran dan perumahan warga di ring 1 unit operasional. Ditambah dengan pemberian sembako serta pembagian alat belajar kepada anak-anak untuk memenuhi kebutuhan di berbagai aspek. Termasuk pada pemberian bantuan alat kebersihan dan bantuan dana di Pura yang dekat dengan wilayah operasional.*dik

BAGIKAN