Pasar Puaya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Bertepatan Rerahinan Purnama Kaenem, Senin (30/11) kemarin,  dilakukan upacara melaspas alit sekaligus peresmian Pasar Puaya, Desa Batuan, Sukawati.

PASAR PUAYA - Bupati Gianyar I Made Mahayastra meninjau lapak pedagang di Pasar Puaya yang menjual berbagai kebutuhan pokok termasuk sayur dan buah.

Gianyar (bisnisbali.com) – Bertepatan Rerahinan Purnama Kaenem, Senin (30/11) kemarin,  dilakukan upacara melaspas alit sekaligus peresmian Pasar Puaya, Desa Batuan, Sukawati. Bupati Gianyar I Made Mahayastra di sela-sela peresmian mengatakan, Pasar Puaya sangat cocok dikembangkan sebagai pasar tradisional.

Diungkapkannya,  ke depannya Pasar Sukawati akan dipergunakan sebagai pasar seni. Pasar Sukawati jika diandalkan menjadi satu-satunya pasar tradisional jarak tempuhnya dari pasar sangat  jauh. “Setelah peresmian ini kita bersama-sama harus mengembangkan Pasar Puaya, mulai dari jajaran prajuru sampai lapisan masyarakat yang ada di Banjar Puaya ikut membantu dalam proses mengembangkan potensi pasar khususnya Pasar Puaya,” ucapnya.

Bupati Mahayastra berharap dengan peresmian pasar ini semakin meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi yang masih membayangi saat ini. Rampungnya pembangunan pasar ini setidaknya menyadarkan masyarakat Banjar Puaya untuk berbelanja di sini. “Perputaran uang yang terjadi di pasar ini akan menghidupkan seluruh lapisan masyarakat yang ada dan menjadikan pasar ini salah satu pasar tradisional yang sukses dikembangkan,” jelasnya.

Perbekel Batuan, Ari Anggara, menyampaikan bantuan pemerintah yang diberikan secara periodik mulai tahun 2018 sangat membantu masyarakat dalam proses pembangunan, mulai dari pembuatan senderan, jembatan hingga terakhir bangunan Pasar Puaya. “Saya selaku perwakilan masyarakat dan pemerintah Desa Batuan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh Bapak Bupati,” tuturnya.

Dikatakannya, terdapat 33 pedagang dan 10 pengontrak kios di Pasar Puaya. “Mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal pasar yang berkembang ke depannya, karena berada pada kawasan strategi di tengah-tengah permukiman penduduk,” terang Ari Anggara. *kup

BAGIKAN