Pasangan Jaya-Wira Kuasai Debat Perdana Pilkada Tabanan

Denpasar (Bisnis Bali) –

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tabanan Nomor Urut 1, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. dan I Made Edi Wirawan, S.E. (Jaya-Wira) mampu menguasai panggung Debat Publik Perdana Pilkada Tabanan yang digelar KPU Tabanan, Minggu (22/11). Debat yang mengambil tema “Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru” ini disiarkan langsung di TVRI Bali serta di-relay oleh Bali TV.

Debat perdana Pilkada Tabanan diikuti dua paslon dalam pilkada Tabanan, yakni, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. – I Made Edi Wirawan, S.E. (Jaya-Wira) dan Anak Agung Ngurah Panji Astika,S.T. – I Dewa Nyoman Budiasa (Padi).

Seperti diperkirakan sebelumnya, debat dua paslon pemimpin daerah ini, berlangsung seru. Tidak sekadar memaparkan visi-misi dan gagasan, kedua paslon juga saling mengkritisi, menyerang dan bertahan. Pada panggung debat Jaya-Wira tampil elegan dan percaya diri. Dr. I Komang Gede Sanjaya yang merupakan calon petahana tampil piawai dengan mampu memaparkan dengan baik keberhasilan-keberhasilan program Pemkab Tabanan yang selama ini berjalan baik. Salah satunya saat menanggapi jawaban dari Paslon Nomor Urut 2 terkait pertanyaan strategi paslon dalam upaya memajukan sektor usaha di era adaptasi kebiasaan baru agar perekonomian masyarakat segera pulih dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Dr. I Komang Gede Sanjaya mengungkapkan, dampak pandemi sangat dirasakan bagi seluruh masyarakat tidak hanya di Bali, namun juga dunia internasional. Bicara sektor ekonomi di tengah pandemi ini, menurutnya, pandemi sudah membuat masyarakat Tabanan yang beberapa bergerak di sektor pariwisata kembali pulang kampung membangun daerah dengan terjun di sektor pertanian.

Terkait hal tersebut, Sanjaya menegaskan pihaknya sudah banyak yang dilakukan. Tidak hanya akan, dan akan untuk berbuat, namun sudah mengajak anak-anak muda di Kabupaten Tabanan untuk mengerjakan, bergerak, baik itu menggerakkan sektor UMKM, maupun menggerakkan sektor pertanian. Hasilnya, upaya tersebut sangat diminati oleh anak muda dan Jaya-Wira mengedukasi agar generasi muda ini menjadi pengusaha petani di Tabanan. “Terbukti ketahanan pangan di Kabupaten Tabanan bisa berjalan dengan baik selama pademi ini,” tuturnya.

Penguasaan materi juga diperlihatkan Paslon Nomor Urut 1 ketika menjawab pertanyaan menyangkut pengelolaan pelayanan publik. Sanjaya mengungkapkan, di bidang pelayanan publik, Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI dengan skor 92. Namun, pencapaian tersebut tidak lantas membuat pihaknya berpuas diri. Hal itu ditunjukkan dengan terus berupaya meningkatkan kinerja untuk pelayanan publik. Itu juga berlaku di masa pandemi Covid-19 ini yang dipastikan untuk meningkatkan pelayanan publik adalah dengan menegaskan roadmap reformasi birokrasi, pembentukan zona integritas pembentukan wilayah bebas korupsi dan sudah membuat mall pelayanan publik.

“Mall pelayanan publik ini adalah sebuah terobosan untuk Tabanan tertib izin, sehingga mempermudah dan mempercepat dalam melayani permintaan izin usaha,” ujarnya.

Di sisi lain, kepiawaian komunikasi publik Sanjaya juga diimbangi dengan Calon Wakil Bupati, I Made Edi Wirawan. Keduanya mampu memaparkan gagasan dengan gamblang sejak sesi pemaparan visi-misi, hingga sesi closing statement.*man

BAGIKAN