Pariwisata Bali Makin Dilirik Korsel, Tahun Depan, Konsulat Korsel di Bali Diresmikan

PADA kunjungan Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Park Tae-sung ke kediaman Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (10/12), ada beberapa isu penting yang dibahas seputar hubungan Korea Selatan dengan Bali.

PADA kunjungan Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Park Tae-sung ke kediaman Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (10/12), ada beberapa isu penting yang dibahas seputar hubungan Korea Selatan dengan Bali. Salah satunya membahas soal Bali yang menjadi daya tarik tujuan wisata khususnya bulan madu bagi warga Korsel, sehingga direncanakan tahun depan akan diresmikan kantor Konsulat Korsel di Bali.

Dubes Park Tae-sung mengaku, bagi masyarakat Korea Selatan, Indonesia sangat identik dengan Bali. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Bali. Tahun 2019, dari 380.000 kunjungan warga Korsel ke Indonesia, 55 persen di antaranya atau 210.000 pengunjung datang melalui Provinsi Bali. Ia menambahkan, Bali menjadi tujuan wisata khususnya bulan madu bagi warga Korsel. Bahkan provinsi yang akrab disebut Pulau Dewata ini sempat menjadi lokasi syuting drama Korea yang terkenal di Negeri Ginseng.

Itu sebabnya Dubes Park menyampaikan pada pertengahan tahun depan pihaknya akan meresmikan kantor Konsulat Korsel di Bali. Dubes Park juga mengajak Moon Young-ju selaku Minister-Counsellor of Korean Consulate in Bali. Keberadaan Konsulat ini diharapkan dapat memberi perlindungan dan pengayoman terhadap warga Korsel yang ada di Bali. “Rencananya gedung konsulat akan dibuka resmi pada bulan Mei tahun 2021,” kata Dubes Park.

Dubes Park menyambut baik visi Gubernur Bali untuk membangun Bali dengan pendekatan ramah lingkungan. Menurutnya, ekoturisme sangat cocok dijalankan di Bali. Ia akan memfasilitasi upaya kerja sama dalam berbagai bidang khususnya pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan. “Saya melihat ini sangat penting karena Bali di seluruh dunia terkenal memiliki sumber daya pariwisata yang melimpah,” tambahnya.

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kedatangan Dubes Park di Bali. Ia mengatakan, Provinsi Bali di bawah kepemimpinannya memang akan melakukan pengembangan infrastruktur yang tidak saja ramah lingkungan namun juga akan memberikan pemerataan di seluruh wilayah Bali. “Kami sedang membangun infrastruktur darat, laut dan udara untuk menghubungkan daerah-daerah yang ada di Bali untuk menciptakan pemerataan,” ujarnya.

Gubernur Koster juga mengapresiasi kunjungan wisatawan asal Korsel ke Bali. Gubernur berharap ke depan jumlah kunjungan ini bisa terus meningkat. Gubernur juga mengusulkan adanya program pertukaran pelajar di masa depan untuk meningkatkan hubungan kebudayaan Bali dan Korsel. “Saya melihat para pemuda sebagai generasi selanjutnya sangat penting untuk membangun hubungan melalui kerja sama pertukaran,” kata Dubes Park menyambut usulan Gubernur Koster.

Dalam pertemuan ini Gubernur Bali juga memperkenalkan arak Bali kepada Dubes Park sebagai minuman tradisional yang juga merupakan kearifan lokal Bali. Keduanya melakukan tos arak sebagai simbol persahabatan dan kerja sama. *adv

BAGIKAN