Pantai Kedungu Mulai Dilirik Jadi Tempat Berselancar  

Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, memiliki ombak yang bagus dan hamparan pasir berwarna hitam bersih

Tabanan (bisnisbali.com) –Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, memiliki ombak yang bagus dan hamparan pasir berwarna hitam bersih. Kondisi tersebut menjadi daya tarik baru bagi wisatawan untuk datang ke sana. Tidak terkecuali bagi wisatawan asing yang di tengah pandemi Covid-19 masih berada di Bali untuk melakukan aktivitas berselancar (surfing).

Perbekel Desa Belalang, I Made Mustika, S.H., mengungkapkan di tengah pandemi Covid-19 saat ini Pantai Kedungu makin dilirik wisatawan. Itu terbukti pada Jumat, Sabtu dan Minggu jumlah kunjungan bisa mencapai 400-500 orang per hari. Mereka datang untuk kegiatan bersantai di pinggir pantai menikmati alam. Bahkan, belakangan sejumlah wisatawan asing berdatangan untuk berselancar.

“Saat ini tidak hanya masyarakat lokal, kunjungan juga datang dari kalangan wisatawan asing yang masih tinggal di Bali pada masa pandemi. Mereka (wisatawan asing) umumnya pemula dalam melakukan kegiatan surfing,” tuturnya di Tabanan, Senin (16/11).

Kondisi ombak yang tidak terlalu besar membuat aktivitas berselancar bagi pemula sangat cocok dilakukan di Pantai Kedungu. Itu pula yang membuat banyak peselancar pemula yang sebelumnya memilih belajar di Pantai Canggu, Badung,  beralih ke Pantai Kedungu. Terkait itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah pelatih berselancar yang merupakan masyarakat lokal sekaligus difungsikan sebagai lifeguard di Pantai Kedungu.

Menurutnya, diliriknya Pantai Kedungu seiring upaya penataan yang terus diupayakan, termasuk kelengkapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan penataan taman yang difungsikan sebagai spot selfie. Semua biaya penataan di kawasan pantai ini bersumber dari pendapatan karcis masuk. “Penataan pantai kami lakukan dengan melibatkan generasi muda yang beberapa di antaranya merupakan korban PHK atau dirumahkan karena terdampak pandemi Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Tabanan I Gede Sukanada mengungkapkan, konsep pembangunan sektor pariwisata di Tabanan dalah Nyegara-Gunung yang mengandung arti pengembangan sektor pariwisata tidak hanya dilakukan di gunung, namun juga di kawasan pantai. Terkait hal tersebut, pengembangan pariwisata di Tabanan tentu juga menyasar wilayah pantai yang cukup potensial untuk menarik kunjungan wisatawan.

Di Kabupaten Tabanan ada banyak pantai yang layak menjadi pusat tujuan wisata khususnya sebagai lokasi berselancar. Selain Pantai Kedungu adalah Pantai Tukad Balian di Selemadeg Barat. ‘’Kami sudah melakukan koordinasi dengan KONI dengan mengadopsi spot tourism dalam pengoptimalan wisata pantai,”  jelasnya. *man

BAGIKAN