Pameran Bali Bangkit III Mulai 5 Juni, Pelaku IKM Ditekankan Jaga Kualitas dan Produk  

Dekranasda Provinsi Bali akan menggelar Pameran IKM Bali Bangkit III yang dilaksanakan serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43.

Ny. Putri Suastini Koster

Denpasar (bisnisbali.com) – Dekranasda Provinsi Bali akan menggelar Pameran IKM Bali Bangkit III yang dilaksanakan serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43. Pada pameran yang rencananya dimulai 5 Juni, para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) ditekankan menjaga kualitas dan keaslian produk.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Wayan Jarta saat memberikan pembekalan teknis terkait penyelenggaraan pameran kepada para IKM terpilih di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Rabu (2/6) lalu. “Kita di sini berpameran orientasi utamanya bukan mencari keuntungan sebesar-besarnya, tetapi  memperkenalkan produk ke masyarakat. Jaga kualitas produk, jangan mengemplang harga, beri harga yang sewajarnya kepada konsumen,” tegasnya mengingatkan.

Ia juga minta para pelaku IKM dalam berpameran selalu mengindahkan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan panitia. Di antaranya tidak menjual produk seperti alpaka untuk logam, produk tiruan songket atau kain endek yang diproduksi pabrik.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali ini mengajak para pelaku IKM untuk berlaku jujur dalam berdagang dalam artian mencari keuntungan yang sewajarnya dengan menghitung seksama jumlah biaya produksi dan keuntungan yang diinginkan. Dengan demikian para pembeli akan merasa puas karena membeli produk dengan harga serta kualitas yang sewajarnya.

“Saya minta semua barang yang dipamerkan mencantumkan harga. Beri penjelasan yang jujur kepada pembeli tentang produk yang kita miliki. IKM bertanggung jawab menjaga dan melestarikan apa yang diwariskan nenek moyang, bukan hanya berjualan dan mencari untung yang besar. Mari kita bersama-sama menjadi kuat dan bangkit di masa pandemi dan ke depannya bisa menjadi tuan di rumah sendiri melalui karya yang kita hasilkan,” ujarnya.

Mengakhiri arahannya, Ny. Putri Koster mengharapkan pelaku IKM sudah mulai masuk dan memasarkan produknya melalui platform digital, salah satunya melalui Balimall.com. Sementara untuk transaksi, para peserta pameran secara keseluruhan sudah menyediakan pembayaran dengan menggunakan aplikasi QRIS. *wid

BAGIKAN