Operasi Yustisi dan Tes Rapid Antigen di Pasar Samplangan

Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Inf. Frandi Siboro turun langsung dalam operasi Yustisi PPKM yang digelar Satgas Gabungan Operasi PPKM Kabupaten Gianyar di relokasi Pasar Umum Samplangan, Minggu (7/2)

PASAR - Satgas Gabungan Operasi PPKM Gianyar di relokasi Pasar Umum Samplangan.

Gianyar (bisnisbali.com) –Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Inf. Frandi Siboro turun langsung dalam operasi Yustisi PPKM yang digelar Satgas Gabungan Operasi PPKM Kabupaten Gianyar di relokasi Pasar Umum Samplangan, Minggu (7/2) kemarin.  Operasi sekaligus diiisi tes rapid antigen gratis bagi masyarakat yang berkunjung di Pasar Samplangan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar.

Operasi Yustisi PPKM dihadiri Asisten III Sekda Kabupaten Gianyar Dewa Darma Jati,  Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana, S.I.K, S.H., M.H., Kadis Perindag Gianyar Ni Luh Gede Eka Suari, Kasatpol PP Gianyar Drs. I Made Wartha, S.H., M.H., Kepala BPBD Gianyar Ida Bagus Suamba dan unsur Muspika Gianyar.

Ditemui di lokasi kegiatan, Dandim 1616/Gianyar mengatakan Operasi Yustisi PPKM oleh tim gabungan menyasar pembeli, pedagang dan masyarakat di Pasar Samplangan. Kegiatan ini bertujuan mencegah dan mengendalikan penyebaran virus corona terutama di areal publik yang sering dikunjungi masyarakat dengan memberikan imbauan dan teguran secara humanis.

Menurut Dandim, pada kesempatan tersebut juga digelar tes rapid antigen secara gratis. Tes dengan sistem acak pada warga yang melaksanakan aktivitas di Pasar Samplangan ini guna mengetahui sejauh mana kondisi masyarakat.  Sosialisasi prokes dan tes rapid antigen ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.  “Tes rapid antigen dilakukan oleh tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Gianyar terhadap 10 orang  masyarakat.  Hasilnya seluruhnya nonreaktif/negatif Covid 19,” ucap Frandi Siboro.

Dandim 1616/Gianyar didampingi Kapolres Gianyar selanjutnya meninjau relokasi Pasar Umum Samplangan dan memberikan edukasi kepada para pedagang agar menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Setelah itu, Dandim dan Kapolres memberikan beberapa masker kepada para pedagang.

Kasatpol PP Kabupaten Gianyar I Made Wartha menyatakan,  kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menerapkan disiplin dan menegakkan hukum protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Gianyar. Pemkab Gianyar  secara aktif bekerja sama dengan TNI-Polri sehingga laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gianyar dapat ditekan.

Sementara itu, Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana mengungkapkan, kegiatan adat dan agama tidak dilarang asalkan peserta dibatasi yaitu maksimal 25 persen dari kapasitas untuk mencegah terjadinya kerumunan. Selain itu, protokol lainnya harus tetap diterapkan yaitu memakai masker serta menyediakan tempat-tempat cuci tangan dan hand sanitizer. “Secara umum kegiatan adat dan agama yang dilaksanakan oleh masyarakat Gianyar sudah mematuhi protokol kesehatan.  Hanya,  yang terus kami tegaskan disiplin masyarakatnya terus terjaga,” ungkapnya. *kup

BAGIKAN