Operasi Pasar Bulog, Gula Pasir Diserbu Masyarakat

Dalam operasi pasar yang digelar Perum Bulog Kanwil Bali yang menjual gula pasir dengan harga Rp12.500 per kilogram.

OPERASI PASAR - Masyarakat serbu operasi pasar Bulog yang menjual gula pasir Rp12.500 per kilogram

Denpasar (bisnisbali.com) –Dalam operasi pasar yang digelar Perum Bulog Kanwil Bali yang menjual gula pasir dengan harga Rp12.500 per kilogram. Hal ini tentunya menjadi serbuan masyarakat dikarenakan harga gula pasir yang saat ini mencapai Rp18.000 per kilogram di pasaran serta keberadaannya yang langka.

Kepala Bulog Kanwil Bali, Suhardi pada acara yang digelar di depan Kantor Bulog Kanwil Bali mengatakan, pelaksanaan operasi pasar ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan terlebih dalam mengahadapi dampak Covid-19. Dalam operasi pasar ini ada pembatasan pembelian, terutama gula pasir yang maksimal pembelian 2 kilogram.  “Sementara untuk kebutuhan lainnya seperti beras masih bisa tanpa batasan. Ini dilakukan agar semua kebagian tidak ada yang borong-borong,” ujarnya.

Gula menjadi primadona pembelian dalam operasi pasar ini, karema ketersediaan yang langka dan harga tinggi di pasaran. Dalam hal ini pihaknya tetap memberikan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp12.500 per kilogram.  “Bulog kan sudah diberikan izin oleh Kemendag mendistribusikan gula 29.750 ton. Ini yang akan kita distribusikan dan kami juga akan meminta dengan Bulog pusat terkait ketersediaan gula pasir di Bulog Bali,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik, karena ketersediaan bahan pangan masih sangat aman. Seperti beras yang masih aman hingga 6 sampai 7 bulan ke depan dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Demikian pula minyak serta gula pasir yang diupayakan untuk tetap tersedia.  *wid

BAGIKAN