Okupansi Hotel di Denpasar Berangsur Naik

Tingkat hunian (okupansi) hotel di wilayah Kota Denpasar yang sempat berada di bawah 5 persen, saat ini sudah berangsur naik mencapai 20 persen.

Denpasar (bisnisbali.com) –Tingkat hunian (okupansi) hotel di wilayah Kota Denpasar yang sempat berada di bawah 5 persen, saat ini sudah berangsur naik mencapai 20 persen. Hal tersebut dipengaruhi oleh kunjungan wisatawan saat ibur panjang pada akhir pekan lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani ketika ditemui di Denpasar belum lama ini  mengatakan, selain wisatawan domestik dan lokal yang mulai banyak datang ke Bali, para pembisnis juga sudah memulai usahanya dan melihat peluang yang ada di Bali khususnya Denpasar. Seiring dengan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang terus meningkat, diharapkan kedatangan wisatawan kian bertambah diikuti pula dengan kenaikan okupansi.

“Mudah-mudahan melalui kerja sama dengan satgas desa/kelurahan dan satgas kota,  kita bisa bersama-sama mematuhi protokol kesehatan, kondisi makin kondusif dan serta semua daerah berangsur memiliki zona hijau. Ketika sudah banyak zona hijau akan menjadi lebih aman dan membuat wisatawan yang datang ke Denpasar meningkat,” ujarnya.

Saat  ini kedatangan wisatawan ke Denpasar lebih banyak memanfaatkan vila, sehingga okupnasi hotel tidak begitu tinggi. Namun, pihaknya bersyukur sudah ada peningkatan hingga dua digit saat ini. Momen libur panjang akhir pekan lalu cukup memberi pengaruh terhadap okupansi dan kunjungan di destinasi di Denpasar.

Disinggung soal jumlah kunjungan di destinasi wisata, Dezire mengatakan pihaknya agak sulit memantau karena sifat destinasi di Denpasar adalah umum dan terbuka  seperti pantai, pasar dan  lapangan. Namun, dari sisi penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap menjadi pantauannya serta memberikan bantuan berupa tempat cuci tangan di destinasi-destinasi wisata di Denpasar. *wid

BAGIKAN