Nyoman Suratmika, Masih Mencukupi

SAAT ini kekuatan tim contact tracing untuk melacak Covid-19 di masyarakat masih mencukupi.

SAAT ini kekuatan tim contact tracing untuk melacak Covid-19 di masyarakat masih mencukupi. Itu karena Kabupaten Tabanan sudah mendapat bantuan 100 tenaga pelacak kontak dari pusat yang ditempatkan di  setiap puskesmas masing-masing lima orang.

“Kendati ada bantuan tim dari TNI dan Polri ikut melakukan tracing, hal tersebut adalah kolaborasi dan koordinasi di lapangan untuk mempercepat penanganan,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Nyoman Suratmika.

Dikatakannya, tim contact tracing yang bertugas melacak masyarakat terpapar virus kondisinya aman. Jika ada kasus positif satu orang di puskesmas dan ditangani lima petugas tracing, ini sudah mencukupi. Artinya, Kabupaten Tabanan tidak sampai kekurangan tim.

Selama ini petugas tracing yang bekerja di lapangan tidak mengenal libur. Apabila ditemukan pasien positif, mereka  langsung bergerak turun melakukan contact tracing. “Mereka tetap bekerja karena sudah kewajiban, meski sejumlah masyarakat menganggap Covid-19 setting-an dampak banyaknya tersebar berita hoax dan petugas tracing yang melakukan langkah contact tracing dianggap sejumlah kalangan adalah bisnis,”  jelasnya.

Menurut Suratmika, adanya bantuan dari Polri yang ikut bertugas menjadi tracing merupakan koordinasi dan hal tersebut disambut baik guna mempercepat proses penanganan virus Corona di masyarakat. *man

BAGIKAN