Nyoman Suparsa Widana, Salurkan Kredit Konsumtif  

DI tengah pandemi Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dituntut tetap menyalurkan kredit.

DI tengah pandemi Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dituntut tetap menyalurkan kredit. Direktur Utama PD. BPR Werdhi Sedana,I Nyoman Suparsa Widana mengatakan sebagai bank milik Pemkab Gianyar, PD BPR Wedhi Sedana di antaranya menyalurkan kredit konsumtif ke nasabah existing.

Diungkapkannya, semua BPR di Bali memang sangat selektif menyalurkan kredit dalam masa pandemi Covid-19. Ini menyikapi penurunan kemampuan debitur  dalam membayar angsuran kredit.

Ia menjelaskan PD BPR hanya menyalurkan kredit hanya kepada nasabah existing. ” Karakter nasabah sudah betul-betul dipahami sehingga penyaluran kredit lebih optimal,” ucapnya.

Suparsa widana memaparkan sebagai bank milik pemerintah,  pasar kredit PD BPR Werdhi Sedana sudah tentu masyarakat desa dan pedagang dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Tidak menutup kemungkinan, PD BPR menyalurkan kredit konsumtif ke nasabah existing.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk memperoleh pendapatan bunga, BPR mesti mengambil opsi penyaluran kredit konsumtif. Ini sepanjang kredit konsumtif yang disalurkan masuk dalam penilaian lancar.  “Kuncinya, kredit konsumtif hanya fokus untuk nasabah existing karena karakter dan kemampuan nasabah sudah betul-betul dipahami,” tegasnya.

Ia mencontoh kredit konsumtif yang disalurkan ke perangkat desa seperti kaur, sekdes, perbekel dan lainnya. Mereka di antaranya merupakan nasabah existing PD BPR.

Nyoman Suparsa Widana menambahkan kredit konsumtif ini juga akan mampu mendongkrak target penyaluran kredit BPR. Walaupun kondisi ekonomi menurun akibat pandemi Covid-19, BPR tetap membantu masyarakat dan sektor UMKM yang kesulitan dana melalui penyaluran kredit. *kup

BAGIKAN