Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan 410,9 Ton Beras dan 90.000 Masker Kain  

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Bali menyerahkan bantuan 410,9 ton beras dan 90.000 pcs masker kain kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19. 

BANTUAN - Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan secara simbolis bantuan beras dan masker kepada para Ketua TP PKK/Dekranasda kabupaten/kota se-Bali

Denpasar (bisnisbali.com) –Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Bali menyerahkan bantuan 410,9 ton beras dan 90.000 pcs masker kain kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19. Bantuan tersebut menyasar 10.000 kader PKK dan 6.436 perajin yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Ny. Putri Koster kepada para ketua TP PKK/Dekranasda kabupaten/kota se-Bali, di rumah jabatan Gubernur Bali Jayasabha Denpasar, Sabtu (23/5). Dalam kesempatan itu, Ny. Putri Koster menyampaikan, wabah covid-19 yang mulai merebak sejak awal Maret lalu telah menimbulkan berbagai dampak, tidak hanya pada kesehatan masyarakat namun juga turut mempengaruhi sisi perekonomian.

Sejumlah warga masyarakat mengeluhkan kekurangan penghasilan, bahkan ada yang terpaksa kehilangan pekerjaan. “Dalam posisi seperti ini, masyarakat kecil yang mengandalkan pendapatan harian mengalami dampak yang paling parah hingga kondisi rentan pangan yang dapat mengakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan konsumsi masyarakat yang paling mendasar,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut dia, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang merupakan mitra pemerintah yang memiliki jejaring sampai ke unit terkecil masyarakat yaitu keluarga, bergandengan tangan dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), turut serta mengambil peran mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19 di Provinsi Bali dengan melakukan refocusing anggaran pada program/kegiatan PKK Provinsi Bali dan program/kegiatan Dekranasda Provinsi Bali untuk fokus dalam rangka menanggulangi dampak pandemi virus saat ini.

Ny. Putri Koster menyebutkan, dari besaran anggaran TP PKK Provinsi Bali yang dialokasikan Rp10 miliar pada 2020, Rp4,5 miliar di antaranya diperuntukkan bagi BKK dan sisanya Rp 5,5 miliar untuk pelaksanaan program/kegiatan PKK. Dari Rp5,5 miliar anggaran kegiatan PKK tersebut, dilakukan penyisiran dan refocusing anggaran Rp3 miliar dan ditambah Rp2,5 miliar dari refocusing  anggaran Dekranasda Provinsi Bali, digunakan fokus dalam penanggulangan dampak pandemi covid-19 di Provinsi Bali.

Dengan bantuan beras ini, Ny. Putri Koster berharap dapat memenuhi kebutuhan konsumsi yang paling mendasar bagi masyarakat, utamanya bagi kader PKK di desa/kelurahan dan perajin di desa-desa di masa pandemi covid-19 ini.

Sedangkan bantuan masker dimaksudkan guna mendukung instruksi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mewajibkan semua warga masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran covid-19.

Ke depannya, Ny. Putri Koster meminta para ketua TP PKK kabupaten/kota mampu mendorong para kader PKK untuk terus bersemangat melaksanakan tugas dan fungsinya melakukan sosialisasi 10 Program Pokok PKK pada masa pendemi covid-19 ini, terutama program-program yang relevan mendukung penanggulangan dampak covid-19, seperti halnya kegiatan HATINYA PKK, UP2K dan lain sebagainya dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

Selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali, seniman multitalenta ini juga meminta para ketua Dekranasda kabupaten/kota untuk terus memotivasi para perajin agar mereka tetap dapat berkarya dan bekerja di rumah. Dalam situasi yang seperti ini dituntut untuk terus dapat berinovasi, berkreativitas dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mempromosikan produk sehingga perajin tetap bisa mendapat penghasilan.

Untuk diketahui, bantuan pada hari ini diserahkan secara simbolis kepada para ketua TP PKK/Dekranasda kabupaten/kota se-Bali, untuk selanjutnya secara berjenjang diserahkan kepada para ketua TP PKK kecamatan, ketua TP PKK desa/kelurahan, serta terakhir diserahkan kepada para kader PKK di desa/kelurahan dan perajin di desa sebagai sasaran penerima bantuan. Mengingat jumlah bantuan yang cukup besar dengan menyasar 716 desa/kelurahan di Bali, pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap.

Untuk bantuan beras Kabupaten Jembrana mendapatkan alokasi 32,85 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 17,85 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 15 ton. Kabupaten Tabanan mendapatkan alokasi 59,05 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 46,55 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 12,5 ton. Kabupaten Badung mendapatkan alokasi 37,2 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 21,3 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 15,9 ton. Kabupaten Gianyar mendapatkan alokasi 54,35 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 24,35 ton dan Dekrasnasda Provinsi Bali 30 ton. Kabupaten Klungkung mendapatkan alokasi 28,15 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 20,65 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 7,5 ton. Kabupaten Bangli mendapatkan alokasi 50,2 ton yang terdiri dari bantuan TP PKK Provinsi Bali 25,2 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 25 ton. Kabupaten Karangasem mendapatkan alokasi 34,75 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 27,25 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 7,5 ton. Kabupaten Buleleng mendapatkan alokasi 81,8 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 51,8 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 30 ton. Kota Denpasar mendapatkan alokasi 32,55 ton yang terdiri atas bantuan TP PKK Provinsi Bali 15,05 ton dan Dekranasda Provinsi Bali 17,5 ton. Sementara bantuan masker berjumlah 90.000 pcs, masing-masing kabupaten/kota mendapat bantuan 10.000 pcs masker dari Dekranasda Provinsi Bali.

Sementara itu, plt. Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ida Ayu Wardani yang ditemui seusai penyerahan bantuan beras dan sembako menyampaikan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan menyalurkan bantuan secara berjenjang dengan penyerahan kepada ketua TP PKK kecamatan lalu ketua TP PKK desa/kelurahan dan terakhir diserahkan kepada para kader PKK di desa/kelurahan. *wid

BAGIKAN