Ni Putu Nia Apriani, Buah Maja Jadi Pot Bunga

Di tangan wanita bernama lengkap Ni Putu Nia Apriani, buah maja yang memiliki karakter kulit keras mampu disulap menjadi pot bunga bernilai seni.

Ni Putu Nia Apriani

Di tangan wanita bernama lengkap Ni Putu Nia Apriani, buah maja yang memiliki karakter kulit keras mampu disulap menjadi pot bunga bernilai seni. Itu dilakukan dengan melukis buah maja hingga berubah menjadi barang berharga sebagai media tanam tanaman hias.

Gadis 24 tahun asal Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, ini melukis buah maja dengan cara memadukan cat akrilik dan cat dinding. Lukisan menggunakan buah maja ini dibuat dengan  berbagai karakter untuk  memperindah rumah. Menariknya, pot dari buah maja ini bisa bertahan lebih dari tiga tahun.

Putu Apriani mula tertarik menyulap buah maja menjadi pot berawal dari keisengannya membuat suatu kreativitas di tengah pandemi Covid-19 pada awal Mei 2020 lalu. Sebelumnya, gadis lulusan S-1 Jurusan Seni Murni ISI Denpasar pada 2019 lalu ini ingin membuat kreativitas pot lewat media kelapa. Akan tetapi untuk menjadikan kelapa sebagai pot terlalu susah dan memakan waktu lama. “Atas  saran ayah,  saya diberikan referensi untuk memfungsikan buah maja yang banyak didapat di sawahnya. Akhirnya saya coba gunakan buah maja ini, ternyata lumayan,” ujarnya.

Sudah puluhan pot dibuat dan dijualnya dengan berbagai motif. Pot dari buah maja dijualnya sesuai ukuran. Harganya  mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 60.000. Saat ini konsumennya baru dari Bali saja. Putu Apriani juga melukis diselendang secara manual. Selendang yang dilukisnya adalah motif bunga menggunakan cat akrilik. *man

BAGIKAN