”New” Normal Jadi Angin Segar bagi Usaha PO

Tatanan kehidupan Bali era baru  atau new normal menjadi angin segar bagi sejumlah pelaku usaha Perusahaan Otobus (PO) saat ini.

Tabanan (bisnisbali.com) –Tatanan kehidupan Bali era baru  atau new normal menjadi angin segar bagi sejumlah pelaku usaha Perusahaan Otobus (PO) saat ini. Betapa tidak, setelah sempat dampak Covid-19 ini menciutkan jumlah penumpang sehingga menurunkan pula jumlah operasional armada, kini kondisinya mulai meningkat bahkan sejumlah agen perjalanan mulai menjadwalkan rute perjalanan ke beberapa tempat.

“Sejak akhir Juni 2020 kondisi jumlah penumpang maupun operasional armada sudah alami lonjakan. Bercermin dari itu pula operasional armada yang sebelumnya 0 persen, kini 25 persen sudah mulai jalan khususnya dengan rute keberangkatan ke luar dan masuk ke Bali,” tutur Owner Gunung Harta Eny Winati, Kamis (16/7).

Terangnya, seiring dengan peningkatan tersebut, pihaknya tetap mengacu pada protokol kesehatan dalam upaya penyebaran Covid-19 baik di kalangan penumpang maupun kru. Di antaranya, syarat rapid test sesuai dengan instruksi Gubernur Bali, penyediaan hand sanitizer maupun tempat cuci tangan di armada, hingga pengaturan jarak antarpenumpang sehingga dari kapasitas yang tersedia hanya dimanfaatkan 70 persen saja.

“Kami bahkan bekerja sama dengan klinik untuk rapid test, sehingga peryaratan protokol kesehatan Covid-19 ini terpenuhi dan juga tidak memberatkan penumpang dengan biaya sesuai ketentuan dari pemerintah,” ujarnya.

Jelas Eny, bercermin dari kondisi tersebut era new normal dengan sejumlah tahapannya akan berdampak makin baik pada kondisi ekonomi di Bali, terlebih lagi Pemerintah Provinsi Bali dalam waktu dekat sudah akan bersiap membuka objek wisata bagi wisatawan domestik dan September nanti membuka kunjungan untuk wistawan mancanegara. Menurutnya, semua kondisi tersebut tentu akan berpotensi positif bagi pertumbuhan ekonomi Bali nantinya.

“Terkait pembukaan objek wisata tersebut, kini kami juga sudah ada permintaan pada Agustus nanti untuk penjadwalan  kunjungan ke Bali dari sejumlah biro atau trevel agen. Mudah-mudahan kondisi ini akan makin membaik nantinya,” harapnya.*man

BAGIKAN