Nengah Sutha Semadi, Gairahkan dengan Insentif dan Stimulus

SEGALA sektor merasakan dampak penurunan ekonomi Bali. Ketua Tim Literasi dan Inklusi Keuangan DPK Perbarindo Badung, Nengah Sutha Semadi mengatakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali dari pandemi Covid-19,

SEGALA sektor merasakan dampak penurunan ekonomi Bali. Ketua Tim Literasi dan Inklusi Keuangan DPK Perbarindo Badung, Nengah Sutha Semadi mengatakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali dari pandemi Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ikut mengedukasi masyarakat dan nasabah untuk bangkit menggerakan ekonomi Bali.

Diungkapkannya, pandemi ini berdampak pada penurunan sektor pariwisata Bali. Kondisi ini sangat berdampak terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mendukung sektor pariwisata.

Pria Kelahiran Karangasem ini menyampaikan Bali tidak boleh lagi hanya mengandalkan sektor pariwisata. “Bali bisa menggerakan sektor ekonomi yang lain sehingga ekonomi Bali bisa tetap tumbuh di masa pandemi,” ucapnya.

Menurut Sutha Semadi, masyarakat Bali bisa kembali menggairahkan sektor pertanian maupun peternakan. Pemerintah mesti memberikan peningkatan insentif atau stimulus bagi masyarakat untuk menggerakan sektor pertanian dan peternakan.

Ia melihat sampai saat ini Bali belum dibuka kedatangan wisatawan mancanegara (wisman).  Pemerintah masih fokus penanganan pandemi Covid-19 sehingga Bali belum bisa membuka pariwisata untuk pasar mancanegara.

Sekarang terpenting masyarakat Bali wajib menekan peningkatan jumlah masyarakat yang terjangkit positif Covid-19. Ini bisa dilakukan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi mengurangi penyebaran virus itu.

Sutha Semadi menambahkan kemampuan Bali dalam menekan kasus positif Covid-19 akan mempercepat pemulihan pariwisata Bali. “Semua komponen termasuk perbankan khusus BPR mesti mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19,” tambahnya. *kup

BAGIKAN