Musrenbang RKPD Ke-5 di Abiansemal , Musrenbang sebagai Ajang Evaluasi dan Berbenah Diri

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Abiansemal bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Camat Abiansemal, Selasa (11/2).

MUSRENBANG - Wabup Suiasa memimpin pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Abiansemal bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Camat Abiansemal, Selasa (11/ 2).

Mangupura (bisnisbali.com) –Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kecamatan Abiansemal bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Camat Abiansemal, Selasa (11/2). Musrenbang yang bertemakan “Akselerasi Ekonomi melalui Peningkatan SDM Unggul, Penguatan Infrastruktur, Budaya dan Lingkungan Hidup” juga dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Putu Alit Yandinata, Kepala Bappeda Kabupaten Badung I Made Wira Dharmajaya, Camat Abiansemal IB Mas Arimbawa serta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perwakilan Ketua TP PKK Kabupaten Badung, pimpinan OPD terkait beserta perwakilan semua desa yang ada di wilayah Kecamatan Abiansemal.

Wabup Suiasa dalam arahannya menyampaikan, musrenbang merupakan ajang evaluasi terhadap capaian program yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing OPD. Dengan begitu, tahun depan bisa berbenah diri guna mencapai hasil yang lebih maksimal. Ditekankan kepada peserta musrenbang, apa yang dilaksanakan ini untuk menuntaskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2016-2021, karena diketahui bahwa Musrenbang Kecamatan ini dalam rangka memikirkan dan merencanakan kegiatan tahun 2021.

Wabup Suiasa menambahkan, wilayah Kecamatan Abiansemal merupakan daerah semi dalam artian setengahnya merupakan kawasan pertanian seperti Kecamatan Petang dan setengahnya lagi seperti Kecamatan Mengwi dalam UMKM-nya, karena itu dua sektor ini harus dikembangkan di Abiansemal. Wabup menekankan dalam sektor pertanian yang harus dikembangkan adalah komoditi yang cenderung menimbulkan beban inflasi kepada Badung seperti beras, cabai, bawang dengan memperluas wilayah penanaman-penanaman komoditi ini di Abiansemal sehingga inflasi bisa ditekan agar harganya bisa stabil pada masa mendatang. “Untuk memproteksinya secara teknologi sudah kita miliki dengan controlled atmosphere storage (CAS) di Petang. Jika produksi petani berlebih, komoditi ini bisa disimpan dan aman serta harganya masih stabil,” katanya seraya menambahkan Abiansemal adalah wilayah pengembangan UMKM dan industri rumah tangga, karena itu kebijakan di Abiansemal difokuskan untuk program pemberdayaan, pengembangan, perkuatan termasuk pemasaran untuk hasil-hasil produksi UMKM dan industri rumah tangga. Di samping juga dilaksanakan pelatihan-pelatihan untuk menciptakan SDM yang unggul, semua ini merupakan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Abiansemal.

Camat Abiansemal IB Mas Arimbawa melaporkan, dalam pelaksanaan musrenbang akan dilaksanakan dalam sidang kelompok yang dibagi menjadi empat kelompok sektor prioritas, antara lain sektor ekonomi dan sumber daya alam terdiri atas 25 usulan, yang diusulkan oleh 6 desa, sektor sarana prasarana wilayah terdiri atas 138 usulan yang diusulkan oleh 17 desa, sektor sosial dan budaya terdiri atas 36 usulan yang diusulkan oleh 5 desa, dan sektor pengembangan SDM terdiri atas 43 usulan yang diusulkan oleh 13 desa.

Semua usulan tersebut upaya membangun Abiansemal dari pinggiran. Kecamatan Abiansemal sebagai wilayah pembangunan Badung Utara dengan dominasi aktivitas perkebunan dan tanaman pangan, wisata alam, peternakan, kerajinan dan konservasi. “Melalui kesempatan ini kami harapkan untuk mendapatkan perhatian untuk dikembangkan melalui pemerintahan desa melalui RKP Desa dalam rangka mendukung 17 program unggulan daerah Kabupaten Badung,”  ungkapnya. Dibandingkan dengan usulan musrenbang tahun 2019 sebanyak 49 usulan dan tahun ini mengalami peningkatan menjadi 183 usulan. *sar

BAGIKAN