Musim Hujan Molor, Bali Targetkan Luas Tanam Padi Naik 5 Persen

Musim hujan yang seharusnya sudah mulai sejak akhir tahun lalu, hingga Januari belum turun merata sehingga target tanam padi bergeser.

Denpasar (bisnisbali.com) –Musim hujan yang seharusnya sudah mulai sejak akhir tahun lalu, hingga Januari belum turun merata sehingga target tanam padi bergeser. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali 2020 menargetkan luas tanam padi naik 5 persen dari target luas tanam padi tahun 2019.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  Provinsi Bali, Wayan Sunarta, Rabu (29/1) kemarin mengatakan, luas tanam padi 2020 ditargetkan 148.053 hektar. Meski kondisi musim tidak bisa diprediksi, target ini diharapkan bisa tercapai. “Jadwal tanam tahun ini mundur karena musim hujan yang diprediksi turun Desember 2019 justru dimulai pada Januari ini,” ucap Sunarta.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah pusat mendorong agar target luas tanam padi ini bisa terealisasi setidaknya 40 persen pada Maret ini. Meski diakui terjadi penyusutan luas tanam dan musim yang tidak bisa diprediksi. Untuk itu, Dinas Pertanian mengambil langkah-langkah agar target pusat bisa tercapai. Salah satunya adalah memberikan bantuan benih padi kepada daerah yang sudah memiliki jadwal tanam. ”Jadi sistemnya sekarang siapa yang hendak menanam lebih dulu itu yang diberikan bantuan benih,” tukasnya.

Bantuan benih padi hibrida pada 2020 diberikan seluas 15.000 hektar. Alokasi terbanyak didapatkan Kabupaten Buleleng 3.100 hektar, Gianyar  3.000 hektar, Tabanan  2.500 hektar, Karangasem dan Badung masing-masing  2.000 hektar, Jembrana 1.400 hektar dan Bangli 1.000 hektar.

Untuk target tanam padi pada 2020, areal tanam terluas di Kabupaten Tabanan 38.438 hektar disusul Gianyar 28.885 hektar, Buleleng 22.640 hektar, Badung 20.372 hektar, Karangasem 12.743 hektar, Jembrana  9.368 hektar, Klungkung 5.717 hektar, Bangli 5.627 hektar dan Denpasar  4.264 hektar.

Target tanam padi tersebut berbanding terbalik dengan adanya penyusutan luas lahan sawah. Berdasarkan data 2017 tercatat luas sawah di Bali mencapai 78.626 hektar dan menyusut menjadi 69.065 hektar pada 2018. Dengan luas lahan sawah 69.065 hektar tersebut, diharapkan  target luas tanam padi pada 2020 yaitu 148.053 hektar bisa tercapai dengan penanaman padi dua kali dalam setahun. *pur

BAGIKAN