Mendekati Ribuan, Jumlah Debitur di Tabanan Ajukan Relaksasi Perbankan

I Gst Ngurah Supardi menyerahkan CSR yang diterima Bupati Tabanan

Tabanan (Bisnis Bali) –
Sejak dibuka awal April sebagai stimulus perekonomian di tengah dampak pandemi corona (covid-19) yang tertuang dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020, menurut Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, I Gst Ngurah Supardi., SE., MM sudah mendekati ribuan debitur yang mendaftar untuk mendapatkan relaksasi kredit perbankan. Jumlah tersebut terdiri dari debitur kredit umum dan debitur KUR.
“Jumlah debitur yang mengajukan relaksasi kredit ini kemungkinan akan terus bertambah lagi nantinya, mengingat dampak pandemi corona masih berlangsung,” tutur Supardi, disela-sela penyerahan CSR penanganan dampak dari pandemi corona di Kabupaten Tabanan yang diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, kemudian diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid-19 Tabanan, di Wantilan Pura Luhur Pekendungan, Tanah Lot, Kediri, Jumat (24/4).
Terangnya, penanganan debitur yang mendaftar mengajukan relaksasi kredit tersebut, pihaknya hanya memberikan berupa penangguhan pembayaran pokok selama enam bulan ke depan dan itupun sesuai dengan ketentuan berlaku. Artinya, tidak bisa diberlakukan sama setiap debitur, mengingat dampak yang dialami masing-masing debitur dari pandemi corona ini tidak sama.
Di sisi lain jelas Supardi, terkecuali pembiaya ke sektor usaha peternakan babi yang masih dibayangi oleh virus dugaan ASF, saat ini pihaknya masih membuka diri untuk menerima pengajuan kredit permodalan dari calon debitur termasuk juga untuk KUR. Akuinya, cuma memang untuk persetujuan kredit di luar debitur yang bersetatus PNS dilakukan secara makin selektip saat ini.
“Sebab dalam kondisi pandemi, siapa yang mau berusaha apa?. Semua nampaknya masih wait and see dan kebetuluan, saat ini belum ada calon debitur yang mengajukan untuk mendapat bantuan kredit permodalan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Eka saat menerima bantuan CSR mengungkapkan, terima kasih atas bantuan berupa yang diberikan karena memang itu yang dibutuhkan saat ini. Pihaknya berharap, penanganan wabah ini juga menjadi perhatian seluruh pihak, sehingga penanganan bisa lebih maksimal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah ikut peduli. Semoga ke depan akan lebih banyak stakeholder lain yang ikut peduli dalam penanganan wabah covid-19,” harapnya.
Bupati Eka juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat Tabanan agar selalu berpikir positif dan disiplin menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat serta mentaati anjuran dari Pemerintah. Tambahnya, pemerintah tidak akan bisa bekerja maksimal tanpa dukungan dan peran serta masyarakat, karena masyarakat merupakan garda terdepan dalam masalah ini.
“Masyarakat itu adalah garda terdepan, kalau taat mengikuti anjuran pemerintah dengan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, astungkara Tabanan ini mampu terbebas dari wabah ini,” tegasnya.*man

BAGIKAN