Memberikan Pelayanan Prima dan Ramah

UNTUK memenuhi kebutuhan alat tulis sekolah maupun kantor, ATK Pradnya Mart  hadir mendedikasikan diri tidak hanya menjual keperluan alat tulis sekolah maupun kantor, melainkan juga memberikan pelayanan yang prima dan ramah terhadap masyarakat sekitar.

UNTUK memenuhi kebutuhan alat tulis sekolah maupun kantor, ATK Pradnya Mart  hadir mendedikasikan diri tidak hanya menjual keperluan alat tulis sekolah maupun kantor, melainkan juga memberikan pelayanan yang prima dan ramah terhadap masyarakat sekitar.

Menurut Owner ATK Pradnya Mart I Kadek Sudiarta, usaha ini didirikan pada 2007. Dia yang dulu bekerja menjadi karyawan swasta yang berhubungan dengan pariwisata, mencoba mencari sampingan karena pengaturan hari kerja yang dilakukan perusahaan. “Akhirnya saya ketemu sama teman dan menyarankan untuk membuka usaha alat tulis. Dari sanalah awal mulanya bisnis yang saya rintis ini berjalan sampai sekarang,” katanya.

Untuk memulai usaha memang tidak gampang, banyak rintangan bahkan tidak semulus yang  dibayangkan. Pertama kali  menjalani usaha ini dilakukan dengan cara sebagai sales mendatangi pelanggan dengan cara door to door. Setelah berjalan dua tahun akhirnya ia menemukan polanya dan teman juga menyarankan untuk membuka toko. Pada 2009 ia  membuka toko tapi hanya bertahan setahun  karena sambutan pasar tidak berjalan lancar. “Dari sana saya belajar lagi dan ketemu sama teman-teman sesama pengusaha juga dan belajar cara-cara berbisnis, akhirnya saya buka lagi dan astungkara sampai sekarang masih tetap berjalan,” tambahnya.

Saat ini, ATK Pradnya Mart telah memiliki delapan outlet yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Bangli, Gianyar, Kota Denpasar dan Badung.  Selanjutnya tengah dipersiapkan untuk membidik wilayah kabupaten di luar Bali, dengan visi membantu mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

Semenjak pandemi Covid-19 ini dan kebijakan PPKM dari pemerintah sangat terasa dampaknya tehadap penjualan di ATK Pradnya Mart. “Tapi kami tidak mau berdiam diri dengan menerima keadaan seperti sekarang ini karena ini adalah musibah yang sebagian besar bahkan dunia pun mengalami hal yang sama. Untuk kami bisa tetap bertahan dengan empat cara yaitu memperhatikan harga, memperhatikan keragaman barang,  ketersediaan barang dan pelayanan,” ujarnya.

Terkait harga di saat masa pandemi pihaknya menyediakan barang dengan harga yang sangat terjangkau dan kompetitif sehingga customer merasa beruntung belanja di ATK Pradnya Mart. Kalau untuk keragaman, kalau dulu mungkin toko alat tulis hanya menyediakan barang-barang alat tulis, nah sekarang menyediakan di luar itu seperti  alat-alat kesehatan berupa masker, hand sanitizer dan lain-lain.

Dari segi pelayanan, mulai menggunakan sistem online sehingga ada beberapa customer dilayani pesan antar dengan gratis ongkir.   Berdasarkan pengalaman, pembeli terbesar memang dari kalangan siswa sekolah. Selanjutnya, baru konsumen lainnya dari pihak perkantoran yang membutuhkan alat tulis. Demi menuju visi untuk menjadi toko alat tulis terbaik, saat ini Pradnya Mart berusaha menjadi toko alat tulis yang all in one. Beberapa alat tulis yang disiapkan meliputi buku tulis, kertas, pensil, penggaris, mainan anak-anak, baju seragam sekolah, tas sekolah, alat keterampilan, kamus, buku cerita, dan lain-lain.

“Saat ini, kami bersyukur konsumen Pradnya Mart tidak hanya dari kalangan siswa atau perkantoran saja. Pihak toko-toko alat tulis pun banyak yang sudah mengenal dan memesan barang,” ucap Sudiarta dengan nada penuh syukur. *suk

BAGIKAN