Melonjak, Kunjungan Wisdom ke Tanah Lot

Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mengalami peningkatan jumlah kunjungan pada momen libur panjang di awal bulan April ini.

LIBUR - Kunjungan wisatawan ke Tanah Lot pada momen libur panjang.

Tabanan (bisnisbali.com) –Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mengalami peningkatan jumlah kunjungan pada momen libur panjang di awal bulan April ini. Itu tercermin dari angka kunjungan yang sebagian besar merupakan kalangan wisatawan domestik. Jumlahnya mencapai ribuan orang per hari.

Data yang ada di DTW Tanah Lot,  sejak Maret 2021 jumlah kunjungan wisatawan ke objek yang mengandalkan keindahan pura di tengah laut ini mengalami lonjakan dibandingkan bulan sebelumnya. Itu terlihat dari rata-rata jumlah kunjungan yang mengalami peningkatan hingga di atas 500 orang per hari. Di awal April yang diwarnai momen libur panjang, jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot melonjak 571 orang pada 1 April. Kondisi tersebut berlanjut pada 2 April naik mencapai 1.414 orang dan 1.643 orang pada 3 April.

Manajer DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, Minggu (4/4) kemarin, mengungkapkan belakangan ini mulai terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke Tanah Lot. Akan tetapi peningkatan kunjungan belum seperti  ketika kondisi normal (sebelum pandemi). ‘’Wisatawan yang datang sebagian besar domestik. Ada yang menggunakan bus atau bersama rombongan, dan ada juga datang bersama keluarga mamakai kendaraan pribadi. Sabtu lalu kedatangan wisatawan dengan kendaraan bus mencapai 10 armada,” tuturnya.

Sebagian besar wisatawan domestik tersebut merupakan rombongan dari Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di sisi lain, guna mengantisipasi lonjakan kedatangan wisatawan sekaligus mencegah terjadinya ancaman teror bom di kawasan, pihaknya telah memperketat pengamanan di pintu masuk kedatangan kawasan dan di lokasi pengecekan tiket dengan menambah jumlah personil dan melibatkan pihak kepolisian. “Selama ini meski kami sudah memberlakukan pengamanan kawasan sesuai SOP yang berlaku, kami perketat lagi sekaligus untuk memberi keamanan dan kenyamanan para wisatawan di kawasan,” ujarnya.

Pengamanan juga dilakukan di areal kawasan dengan mengarahkan wisatawan ke titik-titik kumpul yang strategis atau mudah diawasi. Penerapan protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 bagi setiap wisatawan juga tetap diberlakukan. *man

BAGIKAN