Masyarakat Tabanan Diajak Peduli Warga Sakit

Di tengah kesibukannya sebagai seorang Kepala Daerah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  menunjukkan kepeduliannya kepada warganya yang sakit.

KUNJUNGI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  saat mengunjungi warganya yang sakit.

Tabanan (bisnisbali.com) –Di tengah kesibukannya sebagai seorang Kepala Daerah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti  menunjukkan kepeduliannya kepada warganya yang sakit. Ia menyempatkan diri membesuk beberapa warga yang sakit di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Jumat (18/12).

Bupati Eka yang didampingi oleh beberapa anggota DPRD Tabanan, Kadis Perhubungan Tabanan, Camat Seltim, Perbekel setempat dan Ketua Yayasan Ekalawya, terlebih dahulu mengunjungi Ni Made Werti (57), warga Banjar Bantas Bale Agung, Desa Bantas, yang mengalami sakit gangguan saraf dan stroke selama 10 tahun. Bupati Eka memberikan bantuan berupa sembako, pampers dan dana pribadi senilai Rp 3 juta yang diserahkan langsung kepada I Ketut Natra, suami Ni Made Werti.

Selepas dari tempat itu, Bupati Eka mengunjungi kakak-beradik Ni Ketut Longker (80) dan Ni Ketut Langkir (78) di Banjar Bunut puhun, Desa Bantas. Ni Ketut Longker menderita trauma, yakni takut melihat orang banyak, sedangkan Ni ketut Langkir mengalami sakit patah tulang dari tiga bulan yang lalu.

Kakak-beradik yang diurus oleh I Wayan Selawa yang masih mempunyai hubungan keluarga tersebut, diberi bantuan berupa sembako, dana pribadi senilai Rp 3 juta, termasuk akan diberikan bantuan bangunan WC senilai Rp 10 juta karena kakak beradik ini belum mempunyai bangunan WC.

Bupati Eka berharap kunjungannya ini mampu memberikan semangat bagi para penderita sakit agar selalu berjuang demi kesembuhannya. Di samping itu, ia berharap bantuan ini mampu meringankan beban warganya yang sakit sekaligus pihak keluarga yang mengurusnya.

Sesuai data di lapangan, warga yang sakit ini telah menerima bantuan dari pemerintah, namun menurut Bupati Eka belumlah cukup. “Mereka masih perlu uluran tangan kita, karena keluarga ini mengalami cobaan yang sangat berat di samping perekonomiannya kurang mencukupi,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Eka mengajak seluruh masyarakat Tabanan agar lebih peduli terhadap sesamanya dan tak hanya menunggu bantuan pemerintah. Dikatakannya, tanpa kerja sama semua pihak, pemeritah tidak akan bisa bekerja sendiri. “Ayo kita sama-sama gotong-royong bantu mereka. Artinya, membantu masyarakat itu jangan menunggu pemerintah saja. Kalau kita punya rejeki lebih, ayo bantu,” pintanya.

Bupati Eka juga minta kepada seluruh masyarakat Tabanan agar disiplin menaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah di masa pandemi ini. Biasakan dan wajibkan diri mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M,  yakni  memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Hal itu merupakan kunci agar Covid-19 dapat diminimalisir penyebarannya. *man

BAGIKAN