Masyarakat Mulai Manfaatkan Tarif Gratis Trans Metro Dewata

Sejak mulai beroperasi pada 7 September lalu, bus Trans Metro Dewata ini mengundang rasa penasaran dari masyarakat Kota Denpasar.

TRANS - Bus Trans Metro Dewata yang tengah beroperasi

Denpasar (bisnisbali.com)-Sejak mulai beroperasi pada 7 September lalu, bus Trans Metro Dewata ini mengundang rasa penasaran dari masyarakat Kota Denpasar. Terlebih dengan tarif gratis yang masih diberlakukan, bus yang merupakan bantuan dari Kemenhub RI ini menjadi daya tarik terutama di kalangan mahasiswa.

Saat dilakukan pemantauan, Denpasar beberapa waktu lalu, bus dengan wajah klimis ini nampak menaikkan penumpang di halte Jalan Surapati, Denpasar. Salah seorang mahasiswa pemakai jasa bus, Putu Wahyuni Sri Utami mengatakan, bus yang ditumpanginya menuju bandara ini memberikan kenyamanan bagi penumpang. Di samping itu keselamatan dan keamanan penumpang menjadi prioritas dalam pelayanan bus Trans Metro Dewata ini. “Dalamnya cukup nyaman. Di kursi penumpang ada sabuk pengamannya juga. jadi itu menunjukkan bus ini siap lahir batin memberikan pelayanan. Dan tetap mengutamakan keselamatan penumpang. Sopirnya juga ramah, walau pakai masker tapi tetap terlihat kalau dia senyum. Enak sih,” jelasnya.

Wanita berambut pendek ini pun merinci beberapa keunggulan yang dimiliki bus Trans Metro Dewata ini. Salah satunya bus ini tergolong canggih karena sebagian besar pengoperasiannya berbasia IT. “Jadi gak perlu khawatir lagi, karena penumpang selalu diawasi. Rasanya kalau sudah berbayar nanti bus ini juga pasti akan banyak peminatnya. Sekarang karena ada keperluan ke bandara dan sekalian juga pengen uji coba naik ini. Ternyata memang bagus,” ujarnya.

Salah seorang sopir Trans Metro Dewata, Darwin saat ditemui, mengatakan penumpang mulai ada sejak pertama kali Trans Metro Dewata dioperasikan. Dijelaskannya, ada atau tidaknya penumpang, Trans Metro Dewata tersebut tetap melakukan perjalanan, yang jarak waktu keberangkatan antara satu bus dengan bus lainnya sekitar 6 menit. “Jadi kalau penumpang mau menunggu di halte, kurang lebih setiap 6 menit itu, bus akan lewat,” ujarnya.

Bus Trans Metro Dewata ini memiliki rute pada empat koridor. Empat koridor baru ini menggunakan bus sedang dengan rute koridor 1 yakni Terminal Persiapan – Central Parkir Kuta (Badung) sepanjang 63,6 km untuk perjalanan pulang pergi dengan 40 halte. Koridor 2 yakni GOR Ngurah Rai (Denpasar)– Bandara Ngurah Rai sepanjang 30,2 km dan 24 halte. Koridor 3 yakni Pantai Matahari Terbit (Denpasar) – Dalung sejauh 43 km dan 24 halte. Serta koridor 4 dari Terminal Ubung – Sentral Parkir Monkey Forest sepanjang 55,3 km dan 32 halte. *wid

BAGIKAN