Masyarakat Bayung Gede Nikmati Fasilitas Air Bersih

Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., meresmikan dan serah terima kegiatan Pamsimas III tahun Anggaran 2019 yang ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga di Desa Bayung Gede, Kamis (12/3).

Bangli (bisnisbali.com) –Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., meresmikan dan serah terima kegiatan Pamsimas III tahun Anggaran 2019 yang ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga di Desa Bayung Gede, Kamis (12/3). Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra selaku Ketua Pokja Pamsimas Kabupaten Bangli, Kasi Pelaksanaan BPPW Bali dan masyarakat setempat.

Pejabat Pembuat Komitmen Bidang Ciptakarya Dinas PU PR PERKIM Kabupaten Bangli, I Komang Aryana, ST. menyatakan, Kabupaten Bangli menjadi peserta program pamsimas III dan ditetapkan melalui keputusan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar RI No. 566/KPTS/M/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang penetapan kabupaten sasaran program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Pada 2019 Bangli  telah dapat melaksanakan kegiatan dan sudah mencapai 100% di lokasi 18 desa yang terdiri dari 14 desa yang bersumber dari  dana APBN dan 4 desa yang bersumber dari dana APBD. 14 desa yang bersumber dari dana APBN yaitu Desa Bantang, Dausa, Catur, Jehem, Buahan, Abang Batudinding, Apuan, Batur Selatan, Bayung Gede, Batur Tengah, Kintamani, Belandingan, Belanga dan Sekardadi. Sedangkan 4 desa yang bersumber dari dana APBD yaitu Desa Banua, Batur Utara, Landih dan Terunyan.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali dalam sambutannya yang dibacakan kasi Pelaksanaan BPPW Bali Heny Susanti mengatakan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat telah menjadi salah satu program andalan nasional untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Pihaknya berharap kepada masyarakat agar dapat memelihara sarana yang telah terbangun melalui program pamsimas agar berkelanjutan dengan memperhatikan rencana pengamanan air minum. Hal ini dilakukan untuk memenuhi prinsip penemuan 4K dalam penyediaan air minum yaitu kuantitas kebutuhan air minum 60 liter/hari/orang, kwalitas sesuai dengan standar kesehatan, kontinuitas 24 jam layanan dan keterjangkauan dinama tarif tidak lebih dari 4% pendapatan pelanggan.

Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, pamsimas ini merupakan program pusat, provinsi dan kabupaten, tentunya sudah dirasakan masyarakat setempat. Untuk serah terima dan peresmian dari program Pamsimas di Desa Bayung Gede karena kebutuhan akan air merupakan kebutuhan pokok kedua bagi manusia untuk bisa hidup setelah kebutuhan yang pertama adalah udara.

Dengan diserahkannya secara resmi kepada masyarakat diharapkan tiap tetes air yang dialirkan ke seluruh masyarakat akan dapat memberi manfaat yang seluas-luasnya untuk kesejahteraan masyarakat, baik untuk pertanian dan pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang tentu pada akhirnya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal ini sejalan dengan perjuangan Kabupaten Bangli akan pemanfaatan sumber daya air yang ada agar menjadi salah satu penyumbang PAD Kabupaten Bangli.

Sementara itu Perbekel Desa Bayung Gede I Wayan Suarjaya menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati selaku pemegang kebijakan di Kabupaten Bangli. Program Pamsimas III sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, tentunya karena air bersih merupakan salah satu penunjang kebutuhan pokok bagi masyarakat kami di Desa Bayung Gede. Tanpa adanya air sudah barang tentu masyarakat kami yang mayoritas adalah petani, dengan adanya Pansimas ini kami merasakan sangat terbantu. *ita

BAGIKAN